Wed,29 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Menekraf dorong penguatan ekraf dengan kolaborasi berbasis komunitas

Menekraf dorong penguatan ekraf dengan kolaborasi berbasis komunitas

menekraf-dorong-penguatan-ekraf-dengan-kolaborasi-berbasis-komunitas
Menekraf dorong penguatan ekraf dengan kolaborasi berbasis komunitas
service

Jakarta (ANTARA) – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif melalui pendekatan hexahelix berbasis komunitas.

Dalam pendekatan itu, salah satunya dengan peluang kolaborasi bersama Generasi Muda Pembaharu Indonesia (GEMPAR), Menekraf Riefky menilai komunitas tersebut sebagai gerakan bersama yang memiliki semangat sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

Menekraf Riefky dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Jumat, mengatakan kolaborasi tersebut dipandang strategis dalam mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi kreatif.

Menurut Menekraf Riefky, ekonomi kreatif sendiri disebutnya The New Engine of Growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.

“Di antara banyak daerah yang dulunya fokus pada sumber daya alam, kini transformasinya mengarah pada potensi sumber daya manusia yang non-ekstraktif dan dapat dipercepat melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif,” ujar Teuku Riefky.

Baca juga: Wamenekraf dukung penguatan ekosistem sulih suara membentuk asosiasi

Riefky menambahkan bahwa ekonomi kreatif berpotensi menjadi sumber pertumbuhan baru yang mampu mengangkat perekonomian daerah.

Keterlibatan komunitas seperti GEMPAR memiliki peran strategis dalam membangun rantai nilai ekonomi kreatif, mulai dari peran asosiasi, pelaku usaha hingga pengembangan kewirausahaan.

“Sekarang ibaratnya ada istilah bahwa ekonomi kreatif ini the new mining, tambang baru. Kalau dulu kepala daerah melihat potensi tambang sumber daya alam, sekarang bagaimana memetakan potensi tambang baru dari ekonomi kreatif, seperti musik, seni pertunjukan, atau subsektor lainnya,” ujar Riefky.

GEMPAR merupakan organisasi pemuda lintas gereja Kristen-Katolik yang tersebar di berbagai daerah, yang memosisikan diri sebagai mitra kolaboratif dalam penguatan kapasitas generasi muda, peningkatan kewirausahaan, serta pengembangan sumber daya manusia ekonomi kreatif berbasis keberagaman wilayah dan komunitas.

Ketua Umum GEMPAR Yohanes HD Sirait menyampaikan, ekonomi kreatif menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk berkembang, serta berperan penting dalam memanfaatkan bonus demografi.

“Sektor-sektor yang sudah mapan cenderung sulit dimasuki anak muda, sementara ekonomi kreatif memberi ruang bagi semua untuk bertumbuh. Kita melihat ekonomi kreatif sebagai kunci untuk memastikan generasi muda menjadi produktif. Jika tidak disiapkan, bonus demografi justru berpotensi menjadi beban,” kata Yohanes.

Baca juga: Ekspor fesyen dan kriya RI tembus Rp476,3 triliun pada 2025

Baca juga: Menekraf: Ekonomi kreatif jadi mesin baru ekonomi nasional

Baca juga: Kemenekraf perluas diplomasi musik Indonesia di Bangkok Music City

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.