Mubadalah.id – Mengasuh anak secara natural adalah langkah pertama untuk memandu anak-anak menjadi berani, jujur kepada dirinya dan orang lain. Memiliki emosi yang sehat adalah model pengasuhan yang kuat.
Kejujuran emosional, bukannya kesempurnaan, adalah hal yang dibutuhkan oleh anak-anak dari orang tua mereka. Anak-anak selalu mengamati bagaimana Anda marah, senang, frustrasi, puas, serta sukses, dan bagaimana Anda mengekspresikannya pada dunia.
Kita harus mencontohkan kejujuran kepada anak-anak kita dan membiarkan mereka tahu bahwa tidak masalah merasakan semua emosi yang mereka miliki.
Banyak orang tua yang merasa lebih mudah untuk mengelola perasaan senang anak-anak mereka, tetapi ketika datang hal yang lebih menantang, seperti kemarahan, agresi, dan kecemasan, pengelolaan pun menjadi lebih sulit.
Oleh karena itu, anak-anak belajar lebih sedikit tentang emosi-emosi ini, yang mungkin akan memengaruhi kemampuan mereka untuk mengelolanya pada kemudian hari. Mengenali dan menerima semua emosi sejak dini, bahkan yang paling sulit sekali pan, membuat anak menjadi lebih mudah untuk mengatur strategi bagi semua masalahnya.
Ketika mengalami saat yang sulit, contohnya, tersenyum dan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja tidak selalu menjadi tindakan yang tepat. Menipu diri sendiri adalah penipuan yang paling buruk dan ini adalah pesan berbahaya yang terkirim ke anak-anak kita.
Belajar Melakukan Hal yang Sama
Mereka akan belajar untuk melakukan hal yang sama. Menipu diri sendiri membingungkan karena ini membuat kita mengabaikan perasaan sebenarnya dan bisa menyebabkan kita membuat pilihan yang buruk berdasarkan pengaruh dari luar daripada keinginan kita sendiri.
Ini akan menggiring kita ke jalan menuju tempat yang sebenarnya tidak kita inginkan dalam hidup. Inilah yang membuat akhir kita menjadi tidak bahagia. Ini adalah momen ketika banyak orang melihat ke hidup mereka dan mengatakan,
“Tunggu, apakah ini yang benar-benar saya inginkan? Atau, ini yang saya kira seharusnya saya inginkan?”
Sebaliknya, autentisitas (keaslian) akan mencari ke dalam hati dan insting Anda untuk menemukan apa yang benar bagi Anda dan keluarga serta tidak takut untuk mengikutinya.
Hal ini membuat Anda lebih menyatu dengan emosi dan melakukan tindakan yang sesuai, bukannya mengubur atau mematikan rasanya. Hal-hal ini memerlukan keberanian dan kekuatan, tetapi hasilnya sepadan.
Belajar bertindak untuk tujuan intrinsik, seperti memperbaiki hubungan atau melakukan hobi yang Anda cintai, daripada untuk tujuan ekstrinsik seperti membeli mobil baru, yang sudah terbukti bahwa melakukannya akan menciptakan kesejahteraan yang nyata. []
*)Sumber Tulisan: Buku The Danish Way Of Parenting Karya Jessica J X dan Iben D S, hlm 15-18





Comments are closed.