Thu,3 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Menhut tekankan pemanfaatan potensi awan hujan untuk cegah karhutla

Menhut tekankan pemanfaatan potensi awan hujan untuk cegah karhutla

menhut-tekankan-pemanfaatan-potensi-awan-hujan-untuk-cegah-karhutla
Menhut tekankan pemanfaatan potensi awan hujan untuk cegah karhutla
service

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan pemerintah bersama para pemangku kepentingan terkait memaksimalkan potensi awan hujan sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).

Menhut dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan salah satu peluang awan hujan yang diprediksi bisa dimanfaatkan untuk OMC adalah di Jambi.

“Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peluang awan hujan di Jambi diperkirakan meluas pada 10-15 September,” ujar Raja Antoni.

Lebih lanjut, ia mengatakan potensi awan hujan saat ini masih terbatas di sejumlah wilayah Jambi. Namun, pada periode 10-15 September, peluang munculnya awan hujan diperkirakan mencakup wilayah Jambi secara lebih luas.

Baca juga: BPBD Jatim kerahkan helikopter water bombing padamkan karhutla Semeru

Adapun Menhut Raja Antoni sebelumnya menegaskan bahwa setiap potensi awan hujan yang tersedia akan dimaksimalkan untuk mendukung penanganan karhutla.

“Yang paling efektif itu OMC. Baik itu hujan alami maupun itu OMC, (bisa menghasilkan) hujan. Karena hanya dengan OMC itu persoalan karhutla dapat diselesaikan,” ujar Menhut Raja Antoni.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi September yang disebut sebagai periode penting dalam penanganan karhutla.

“Namun, sekali lagi, harus dijaga secara baik. Karena sekali lagi, puncak karhutla ini adalah bulan September. Ini medan perjuangan, ladang perjuangannya justru di September ini,” kata dia.

Baca juga: Menhut: Hotspot naik, Kalbar dan Kalteng prioritas penanganan karhutla

Khusus di Jambi, ia meminta seluruh pihak tetap menjaga kondisi karhutla. Menhut mengatakan meski tren titik panas (hot spot) dan penanganan karhutla di provinsi tersebut relatif baik, peninjauan kembali tetap harus dilakukan untuk memastikan kondisi titik api (fire spot).

“Khusus di Jambi seperti yang saya katakan tadi, trennya baik. Bahkan per hari kemarin hot spot-nya 0. Namun, itu data per jam 23.59 pada hari yang lalu. Ternyata pagi hari ini bertambah hot spot-nya,” ujarnya.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.