Mon,17 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Nasib Perawat RSHS Bandung Terkait Insiden Bayi Hampir Tertukar, Diberi Sanksi SP 1

Nasib Perawat RSHS Bandung Terkait Insiden Bayi Hampir Tertukar, Diberi Sanksi SP 1

nasib-perawat-rshs-bandung-terkait-insiden-bayi-hampir-tertukar,-diberi-sanksi-sp-1
Nasib Perawat RSHS Bandung Terkait Insiden Bayi Hampir Tertukar, Diberi Sanksi SP 1
service

Jakarta

Kasus bayi nyaris tertukarnya di rumah sakit belum lama ini terjadi di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Kasus ini menjadi viral di media sosial hingga pemerintah turun tangan, Bunda.

Tak hanya itu, pihak manajemen rumah sakit diminta untuk segera mengambil langkah evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang. Salah satu evaluasi ini melibatkan pembenahan standar operasional prosedur (SOP).

Fakta kasus bayi nyaris tertukar di RSHS

Berikut 8 fakta terkait kasus bayi nyaris tertukar di RSHS yang melibatkan oknum perawat:

1. Oknum perawat diberikan SP1

Kasus bayi nyaris tertukar ini terjadi saat ibu bayi sedang melakukan proses administrasi terkait persalinan. Setelah ingin mengambil anaknya di ruang perawatan yang dititipkan ke perawat, sang ibu tidak bisa menemukan. Ia justru melihat anaknya tengah bersama orang lain yang tidak dikenal.

Insiden ini diketahui melibatkan seorang oknum perawat, Bunda. Setelah beritanya viral, Direktur Utama RSUP Dr Hasan Sadikin Rachim Dinata Marsidi mengungkapkan bahwa perawat yang terlibat telah langsung dinonaktifkan dari tugas pelayanan pasien.

“Perawatnya dinonaktifkan dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP1,” kata Rachim, Jumat (10/4/26).

2. Rumah sakit akan membenahi SOP

Pihak rumah sakit tak hanya mengambil tindakan untuk perawat yang terlibat dalam kelalaian. Mereka juga akan melakukan pembenahan internal yang dilakukan melalui penguatan kembali SOP, terutama dalam proses penyerahan bayi kepada orang tua.

“RSHS akan mengevaluasi dan melakukan pembinaan lagi kepada para perawat terhadap kepatuhan melaksanakan SOP mengenai penyerahan bayi ke pada orang taunya yang selama ini sudah berjalan dengan baik,” ujar Rachim.

3. Siap dievaluasi Kemenkes

Dalam keterangannya, Rachim menegaskan bahwa pihak rumah sakit bersikap terbuka terhadap evaluasi dari pemerintah pusat, dalam hal ini adalah Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pihaknya juga telah melaporkan insiden ini ke pusat, Bunda.

“Kami RSHS siap untuk dilakukan evaluasi oleh Kemenkes dan kami sudah melaporkan ke Kemenkes terkait kejadian ini,” ungkapnya.

Selain ketiga fakta di atas, masih ada lima fakta lain terkait kasus bayi nyaris tertukar di RSHS.

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.