Sun,16 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Orang Tua Harus Awasi dan Dampingi Kehidupan Digital Anak

Orang Tua Harus Awasi dan Dampingi Kehidupan Digital Anak

orang-tua-harus-awasi-dan-dampingi-kehidupan-digital-anak
Orang Tua Harus Awasi dan Dampingi Kehidupan Digital Anak
service

Tangerang Selatan, NU Online Banten
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono mengatakan, meningkatnya tantangan perlindungan anak di tengah masifnya penggunaan teknologi digital perlu mendapat perhatian.

“Kasus kekerasan seksual, kekerasan fisik, serta berbagai pelanggaran hak anak di ruang digital, masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama,” katanya saat menjadi pemateri pada sarasehan yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Tangerang Selatan (Tangsel) di Aula Blandongan, Kantor Wali Kota Tangsel, Ciputat, Tangsel, Jumat (5/6/2026).

Menurut Aris, keluarga tetap menjadi benteng utama perlindungan anak. Oleh karena itu, orang tua perlu hadir dalam kehidupan digital anak melalui pendampingan, pengawasan, dan komunikasi yang terbuka.

“Perlindungan anak di era digital tidak cukup dengan melarang. Anak perlu didampingi, diedukasi, dan diperkuat karakternya agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” jelasnya dalam kegiatan yang dilaksanakan setelah Pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Tangsel 2025-2029 itu.

Narasumber lainnya yang tampil pada kegiatan bertema Optimalisasi Peran Perempuan dalam Mewujudkan Ekosistem Digital yang Aman dan Ramah Anak itu adalah Kepala Diskominfo Tangsel Tb Asep Nurdin. Dia menuturkan, perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus ancaman yang perlu diantisipasi secara bersama-sama.

“Karena itu, perempuan perlu meningkatkan kecakapan digital agar mampu menjadi pendamping utama bagi anak-anak dalam memanfaatkan teknologi secara sehat dan produktif,’’ katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tangsel Siti Masrifah menyampaikan, perempuan merupakan garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga di era digital.

“Perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi digital keluarga, menyaring informasi yang diterima anak, serta membentengi keluarga dari berbagai dampak negatif perkembangan teknologi,” tuturnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.