Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Pantau, Saham Komoditas Diserap, Bank Besar Dilepas

Pantau, Saham Komoditas Diserap, Bank Besar Dilepas

pantau,-saham-komoditas-diserap,-bank-besar-dilepas
Pantau, Saham Komoditas Diserap, Bank Besar Dilepas
service

KABARBURSA.COM – Aktivitas broker besar di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) selama pekan perdagangan pendek 12–15 Januari 2026 memperlihatkan perbedaan arah transaksi antar sektor. 

Saham-saham komoditas tercatat menjadi sasaran pembelian lintas broker besar, sementara saham perbankan berkapitalisasi besar lebih sering muncul di sisi penjualan.

Pola tersebut tercermin dari pemetaan transaksi broker utama di platform Stockbit. Selama empat hari bursa, sejumlah saham tambang dan energi berulang kali muncul sebagai objek pembelian lebih dari satu broker besar, di tengah likuiditas pasar yang tetap tinggi dengan nilai transaksi ratusan miliar hingga triliunan rupiah serta frekuensi jutaan kali.

Dari sisi saham komoditas, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) tercatat menjadi sasaran pembelian lebih dari satu broker besar. Saham-saham ini muncul berulang dalam daftar top buy broker sepanjang periode pekan pendek.

Pada BUMI, pembelian tercatat dilakukan oleh Stockbit Sekuritas Digital (XL) senilai Rp212,4 miliar, Mandiri Sekuritas (CC) sebesar Rp60,5 miliar, serta Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) senilai Rp144,4 miliar. 

Di saat yang sama, UBS Sekuritas Indonesia (AK) muncul sebagai penjual bersih pada saham tersebut, membentuk transaksi silang antar broker besar dalam satu periode perdagangan.

Saham ANTM juga menunjukkan pola serupa. UBS Sekuritas Indonesia (AK) membukukan pembelian bersih Rp190,2 miliar, sementara Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) mencatat pembelian Rp266,4 miliar. 

Pada saham ini, sejumlah broker lain tercatat berada di sisi jual, sehingga memperlihatkan pertemuan antara pembelian dan penjualan oleh broker besar yang berbeda.

Rotasi dana ke sektor komoditas turut terlihat pada INCO dan BRMS. Pada INCO, Mandiri Sekuritas (CC) mencatat pembelian bersih Rp53,2 miliar dan ZP menyerap saham senilai Rp155,6 miliar. BRMS dibeli oleh YP sebesar Rp41,9 miliar dan ZP sebesar Rp88,1 miliar. Kedua saham tersebut tidak muncul dominan di sisi penjualan broker besar lain selama periode yang sama.

Berbanding terbalik dengan saham komoditas, saham perbankan berkapitalisasi besar justru lebih sering tercatat sebagai objek distribusi. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berulang kali muncul di daftar top sell sejumlah broker besar.

XL tercatat menjual BBRI senilai Rp185,4 miliar dan BMRI Rp68,7 miliar. YP juga membukukan penjualan pada BBRI sebesar Rp152,6 miliar dan BMRI Rp54,0 miliar. Sementara itu, ZP mencatat penjualan BBCA senilai Rp272,6 miliar serta BMRI Rp164,8 miliar selama periode yang sama.

Jika dibaca secara horizontal, pola tersebut memperlihatkan kontras antar sektor. Saham-saham komoditas cenderung menjadi tujuan pembelian lintas broker besar, sementara saham perbankan besar lebih sering muncul di sisi pelepasan. 

Seluruh transaksi berlangsung dalam frekuensi tinggi, menandakan perpindahan saham dilakukan melalui banyak eksekusi kecil.

Dari sisi broker, beberapa nama tampil konsisten di sisi pembelian saham komoditas pada lebih dari satu emiten, sementara broker lain lebih dominan di sisi penjualan saham bank besar. (*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.