Mon,20 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Pemerintah Iran Nyatakan 114 Situs Budaya dan Bersejarah Rusak Akibat Serangan AS-Israel

Pemerintah Iran Nyatakan 114 Situs Budaya dan Bersejarah Rusak Akibat Serangan AS-Israel

pemerintah-iran-nyatakan-114-situs-budaya-dan-bersejarah-rusak-akibat-serangan-as-israel
Pemerintah Iran Nyatakan 114 Situs Budaya dan Bersejarah Rusak Akibat Serangan AS-Israel
service

Teheran, NU Online

Pemerintah Iran menyatakan sedikitnya 114 situs budaya dan bersejarah mengalami kerusakan akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Kementerian Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Iran dalam keterangannya pada Selasa menyebutkan, kerusakan tersebut mencakup situs warisan dunia, situs terdaftar nasional, serta berbagai lokasi bersejarah bernilai tinggi.

“Berdasarkan penilaian lapangan terbaru dan laporan para ahli, sejauh ini 114 situs budaya dan bersejarah telah mengalami kerusakan,” demikian pernyataan kementerian tersebut dilansir Anadolu.

Di antara situs yang terdampak terdapat 48 museum dan enam kawasan kota bersejarah yang berada di Teheran, Isfahan, Sanandaj, Kermanshah, Qom, dan Khansar.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa kerusakan tersebar luas di berbagai wilayah, dengan Teheran mencatat 60 kasus dan Isfahan sebanyak 20 kasus. Selain itu, sejumlah provinsi lain turut terdampak, antara lain Lorestan, Kermanshah, Bushehr, Qom, Alborz, Azerbaijan Timur dan Barat, Mazandaran, Sistan dan Baluchestan, Gilan, Ilam, Khuzestan, serta Fars.

Kementerian tersebut menegaskan bahwa berdasarkan prinsip hukum internasional, khususnya Konvensi Den Haag 1954, setiap tindakan militer yang menyebabkan kerusakan terhadap warisan budaya merupakan pelanggaran serius terhadap kewajiban internasional dan ancaman langsung terhadap memori sejarah umat manusia.

Iran juga mendesak UNESCO agar tidak sekadar mengambil sikap minimal, tetapi berperan lebih aktif, efektif, dan memiliki daya cegah dalam melindungi warisan budaya yang terancam.

Dalam keterangannya, pemerintah Iran menyebut telah mengirimkan sembilan surat resmi melalui jalur diplomatik kepada berbagai lembaga internasional, termasuk UNESCO, Aliansi Warisan Budaya Asia, Dewan Museum Internasional, Dewan Internasional Monumen dan Situs, serta Organisasi Pariwisata Dunia.

“Iran memandang warisan budaya sebagai amanah dari masa lalu untuk masa depan, dan melindunginya merupakan tanggung jawab nasional sekaligus kemanusiaan,” demikian pernyataan tersebut.

Eskalasi di kawasan terus meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal ke wilayah Israel, serta menargetkan negara-negara seperti Yordania, Irak, dan kawasan Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.