Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Pemerintah pastikan pangan jamaah haji aman meski gejolak geopolitik

Pemerintah pastikan pangan jamaah haji aman meski gejolak geopolitik

service

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah memastikan pasokan pangan bagi jamaah calon haji Indonesia tetap aman di tengah dinamika geopolitik global.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan kondisi pangan bagi jamaah haji Indonesia tetap terjamin, sehingga para jamaah tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan makanan selama di Tanah Suci.

“Soal makan jamaah haji kita, tadi Pak Menteri Haji mengatakan aman, walaupun di sana ada geopolitik seperti itu, tapi (untuk) soal makan nggak usah khawatir,” kata Zulhas usai rapat koordinasi Persiapan Pemenuhan Pangan untuk Haji 2026 di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Selasa.

Menurutnya, berbagai jenis makanan telah disiapkan secara memadai, mulai dari makanan siap saji hingga makanan yang diproduksi langsung di lokasi, sehingga kebutuhan konsumsi jamaah dapat terpenuhi secara lengkap.

Pemerintah juga memastikan kualitas makanan yang disediakan tetap terjaga dengan baik, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh jamaah haji selama menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Selain itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar tanpa hambatan berarti sepanjang pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jamaah calon haji Indonesia, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa konsumsi yang layak dan berkualitas.

“Sekarang sudah ada makanan siap saji yang fresh, istilahnya itu RTE, ready to eat,” bebernya.

Pemerintah juga memanfaatkan perkembangan teknologi dalam penyediaan pangan, termasuk penggunaan makanan siap saji yang praktis dan tetap menjaga kualitas serta kandungan gizi bagi jamaah.

Dia juga menyatakan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia telah menandatangani MoU dengan Arab Saudi, sehingga pengiriman makanan bagi jamaah haji Indonesia dapat dilakukan lebih mudah.

“Kita bisa ngirim makanan ke jamaah kita, bebas. Enggak dipersulit dari Arab Saudinya. Tapi, makanan (yang dikirim) itu hanya untuk jamaah kita. Tidak untuk diedarkan dalam negerinya. Karena kalau diedarkan dalam negeri Arab Saudi, untuk ada persyaratan lain,” tambah Zulhas.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch Irfan Yusuf menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri rapat koordinasi Persiapan Pemenuhan Pangan untuk Haji 2026 di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Selasa (21/4/2026). ANTARA/Harianto

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch Irfan Yusuf menyampaikan penyediaan konsumsi bagi jamaah tidak terdampak langsung oleh dinamika harga global, meskipun terdapat fluktuasi harga di pasar lokal Arab Saudi.

Ia menegaskan pihak penyedia katering tidak mengajukan perubahan harga, sehingga layanan konsumsi bagi jamaah tetap berjalan sesuai perencanaan tanpa adanya penyesuaian yang berpotensi mengganggu pelayanan.

Dalam skema penyediaan konsumsi, mayoritas makanan bagi jamaah haji tetap disiapkan melalui proses memasak di dapur untuk menjaga kesegaran serta kualitas gizi yang dikonsumsi setiap hari.

Namun, pada periode tertentu dengan mobilitas tinggi, pemerintah juga menyiapkan makanan siap saji atau ready to eat sebagai solusi distribusi yang lebih praktis dan efisien.

Makanan siap santap tersebut dipasok dari Indonesia dan telah mulai dikirim untuk mendukung kebutuhan jamaah pada fase puncak ibadah haji di Tanah Suci.

Penggunaan makanan siap santap difokuskan pada saat pergerakan jamaah sangat padat sehingga distribusi makanan segar menjadi lebih terbatas.

Pada periode tersebut, pemerintah menyiapkan sekitar 3 juta paket makanan siap santap untuk memenuhi kebutuhan sekitar 200 ribu jamaah selama enam hari pelaksanaan ibadah.

Langkah ini dilakukan khususnya pada tahapan Armuzna atau meliputi Arafah, Muzdalifah, dan Mina sebagai rangkaian puncak ibadah haji dengan tingkat kepadatan tinggi.

“Sebanyak 3 juta paket selama enam hari, karena untuk 200 ribu orang, 6 hari. Kan tinggal kalikan saja. Itu hanya untuk tanggal 7, 8, 9, sampai 13. Karena waktu itu trafiknya kan sangat padat sehingga kita pakai RTE itu (ready to eat), itu (selama) tahapan Armuzna,” beber Menhaj.

Pemerintah juga memastikan seluruh makanan yang disediakan, baik dari dapur maupun dalam bentuk siap saji, memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.

Adapun rapat tersebut turut dihadiri Menteri Perdagangan Budi Santoso, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat Manaor Panggabean, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani hingga pejabat lainnya.

Baca juga: Bappenas: Penyelenggaraan haji dan umrah alami pergeseran paradigma

Baca juga: Kemenhaj: Sulsel akan diberangkatkan 9.670 calon haji tahun ini

Baca juga: Embarkasi Haji Bekasi sambut jamaah, fasilitas ramah lansia disiapkan

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.