Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Penjualan otomotif nasional lesu, Menperin: ekspor jadi penyelamat

Penjualan otomotif nasional lesu, Menperin: ekspor jadi penyelamat

penjualan-otomotif-nasional-lesu,-menperin:-ekspor-jadi-penyelamat
Penjualan otomotif nasional lesu, Menperin: ekspor jadi penyelamat
service

Jakarta (ANTARA) – Di tengah tekanan signifikan pada penjualan otomotif nasional sepanjang 2025, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri.

“Di tengah melemahnya pasar domestik, kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri otomotif,” kata Agus pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis.

Saat penjualan wholesales turun 7,2 persen dan retail melemah 6,3 persen, menperin mengungkap ekspor kendaraan utuh (CBU) produksi lokal mencatat pertumbuhan solid 9,7 persen, dari 472 ribu unit pada 2024 menjadi 518 ribu unit di 2025.

“Kinerja ini menunjukkan bahwa produk-produk otomotif kita memiliki daya saing, memiliki nilai kompetitif yang tinggi, sehingga bisa diterima di pasar global,” ujar Menperin.

Baca juga: Buka IIMS 2026, Menperin harap percepat pemulihan otomotif nasional

Selain menegaskan bahwa produk otomotif Indonesia memiliki daya saing dan nilai kompetitif tinggi di pasar global, baik dari sisi kualitas produk maupun strategi pemasaran, Menteri Agus mengungkap peningkatan ekspor juga mencerminkan keberhasilan diplomasi industri yang terus didorong pemerintah, khususnya dalam memperjuangkan penambahan kuota ekspor dan perluasan negara tujuan dari Indonesia ke berbagai pasar internasional.

Kinerja positif ekspor tersebut menjadi kontras di tengah kontraksi pasar domestik, sekaligus menunjukkan bahwa orientasi global menjadi kunci ketahanan industri otomotif nasional.

Pemerintah menilai penguatan ekspor bukan hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi strategis untuk pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Baca juga: Toyota akan luncurkan sekaligus 3 mobil hybrid terjangkau di IIMS 2026

Sejalan dengan itu, konsistensi pertumbuhan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) selama tiga tahun berturut-turut dengan rata-rata transaksi tumbuh 23 persen per tahun, diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem industri.

Agus berharap, penyelenggaraan IIMS 2026 dapat menjadi salah satu katalis percepatan pemulihan industri, sekaligus ruang strategis kolaborasi antara produsen, konsumen, dan pemangku kepentingan untuk memperluas adopsi kendaraan ramah lingkungan dan memperkuat posisi Indonesia di pasar otomotif global.

“Selain memperkuat pemulihan industri, IIMS diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperluas adopsi kendaraan berbasis ramah lingkungan,” tambahnya.

Baca juga: Sejumlah merek mobil baru bakal resmi masuk RI, meluncur di IIMS 2026

IIMS 2026 kembali diselenggarakan pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan skala yang lebih besar, peserta yang semakin beragam, serta program yang lebih luas dan relevan dengan pengembangan industri maupun gaya hidup masyarakat.

Pameran IIMS tahun ini ditargetkan untuk mencapai total transaksi sebesar Rp8 triliun dan jumlah penonton sekitar 570 ribu orang.

Menurut data Gaikindo, pasar otomotif Indonesia pada 2025 memang tidak dalam kondisi prima dengan volume penjualan retail mobil nasional di kisaran 833 ribu unit. Sementara 2024 sanggup terkumpul 889 ribu unit, terjadi penurunan sekitar 6,3 persen.

Baca juga: Deretan mobil baru yang bakal meluncur di IIMS 2026

Baca juga: IIMS 2026 targetkan raup total transaksi Rp8 triliun

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.