Sun,10 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. SIDO Diguyur Asing Rp39 Miliar Sepekan, Area 470 Mulai Dipantau

SIDO Diguyur Asing Rp39 Miliar Sepekan, Area 470 Mulai Dipantau

sido-diguyur-asing-rp39-miliar-sepekan,-area-470-mulai-dipantau
SIDO Diguyur Asing Rp39 Miliar Sepekan, Area 470 Mulai Dipantau
service

KABARBURSA.COM – Saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) belum berhasil keluar dari tekanan jual dalam sepekan terakhir. Meski pergerakannya tidak sebrutal saham-saham siklikal, saham emiten herbal ini perlahan terus bergerak turun dan masih dibayangi aksi distribusi asing.

Pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026, SIDO ditutup melemah tipis 0,42 persen ke level 478. Saham ini dibuka di level 480 dan sempat menyentuh high 482, lalu bergerak turun hingga low 478 sebelum ditutup di area tersebut.

Sepanjang hari tersebut, SIDO mencatatkan nilai transaksi harian sebesar Rp12,56 miliar, dengan volume perdagangan sekitar 262,16 ribu lot, dan frekuensi transaksi sebanyak 4.530 kali. 

Meski koreksi hariannya relatif tipis, tekanan asing masih cukup terasa. Foreign buy pada perdagangan terakhir hanya tercatat Rp98,07 juta, sedangkan foreign sell mencapai Rp7,95 miliar. Kondisi itu membuat SIDO kembali membukukan net foreign sell sekitar Rp7,85 miliar dalam satu hari perdagangan.

Sepekan Dibuang Asing Rp39,38 Miliar

Jika ditarik dalam lima perdagangan terakhir, tekanan asing di SIDO sebenarnya berlangsung cukup konsisten. Pada 4 Mei 2026, saham ini terkoreksi 3,20 persen ke level 484 dengan net foreign sell mencapai Rp8,66 miliar.

Tekanan berlanjut pada 5 Mei 2026 dengan net foreign sell Rp5,42 miliar, lalu membesar menjadi Rp12,42 miliar pada 6 Mei 2026 ketika saham turun ke level 476. Pada 7 Mei 2026, SIDO memang sempat rebound tipis ke 480, namun asing masih mencatat net sell Rp5,03 miliar.

Secara total, dalam lima hari perdagangan terakhir SIDO mencatat akumulasi net foreign sell sekitar Rp39,38 miliar. Kondisi tersebut membuat pergerakan saham cenderung tertahan meski volatilitasnya relatif lebih stabil dibanding saham-saham lain di tengah tekanan pasar.

Free Float Kecil

Menariknya, di balik tekanan asing tersebut, struktur pemegang saham SIDO nyaris tidak berubah. Berdasarkan laporan registrasi April 2026, PT Hotel Candi Baru masih menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 23,278 miliar saham atau setara 77,59 persen dari total saham SIDO.

Porsi kepemilikan publik berada di level 22,41 persen atau sekitar 6,721 miliar saham. Dengan struktur tersebut, free float SIDO memang tergolong tidak terlalu besar karena mayoritas saham masih dikendalikan pemegang saham utama.

Dari sisi komposisi investor, kepemilikan domestik mendominasi hingga 91,03 persen atau sekitar 27,308 miliar saham. Sementara investor asing menggenggam sekitar 2,691 miliar saham atau setara 8,97 persen dari total saham beredar.

Data penyebaran efek juga menunjukkan investor asing SIDO cukup tersebar secara global. Kepemilikan terbesar tercatat berasal dari Amerika Serikat sekitar 1,034 miliar saham atau 3,45 persen, disusul Malaysia sekitar 491,35 juta saham atau 1,64 persen, serta Cayman Islands sekitar 300,61 juta saham atau 1 persen.

Sementara dari sisi internal, Direktur Utama Irwan Hidayat tercatat menambah kepemilikan saham sebanyak 1 juta saham pada April 2026 menjadi total 4,279 juta saham.

Area Support Jangka Pendek

Untuk perdagangan awal pekan besok, pergerakan SIDO masih cenderung berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bearish ringan. Area 476–478 menjadi support jangka pendek yang mulai cukup penting karena beberapa kali berhasil menahan tekanan turun dalam pekan terakhir.

Jika tekanan jual asing mulai mereda dan saham mampu bertahan di atas area tersebut, peluang technical rebound menuju area 484–490 mulai terbuka. Namun jika support 476 gagal dipertahankan, SIDO berisiko kembali menguji area bawah berikutnya di kisaran 470.

Karakter pergerakan SIDO saat ini juga terlihat berbeda dibanding saham defensif lain. Saham ini cenderung bergerak pelan dengan distribusi bertahap, bukan tekanan jual agresif dalam satu sesi. Karena itu, pelaku pasar mulai melihat area current price sebagai zona wait and see sambil menunggu apakah tekanan asing mulai melandai pada awal pekan depan.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.