Fri,21 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Subsidi Energi Bebani APBN, PLTS Atap Dinilai Jadi Solusi

Subsidi Energi Bebani APBN, PLTS Atap Dinilai Jadi Solusi

subsidi-energi-bebani-apbn,-plts-atap-dinilai-jadi-solusi
Subsidi Energi Bebani APBN, PLTS Atap Dinilai Jadi Solusi
service

Jakarta, NU Online

Besarnya subsidi dan kompensasi energi yang telah mencapai sekitar Rp233 triliun dalam setengah tahun menunjukkan tekanan serius terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, pengurangan subsidi tidak cukup dilakukan dengan memangkas anggaran.

Eksekutif Sustain, Tata Mustasya menilai pengembangan energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap, dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan tersebut.

Menurut Tata, Indonesia telah menghadapi persoalan subsidi energi selama sekitar 44 tahun. Tekanan yang berulang berasal dari kenaikan harga energi global, pelemahan nilai tukar rupiah, dan pertumbuhan kebutuhan energi. Kondisi tersebut membuat pemerintah terus dihadapkan pada pilihan menaikkan harga energi atau menambah subsidi dalam APBN.

“Bentuk desil menjadi problem baru. Mungkin maksud pemerintah baik untuk memilah mana yang mampu dan mana yang tidak, tetapi justru bisa menciptakan pemiskinan baru bagi masyarakat,” ujarnya dalam Diskusi Publik: Subsidi Energi, Untuk Siapa? yang digelar secara daring, Kamis (20/8/2026).

Ia menilai kebijakan subsidi langsung perlu mempertimbangkan kelompok desil 5-8 yang beririsan dengan kelas menengah. Kelompok ini menghadapi kenaikan biaya hidup dan rentan turun ke desil 1-4.

“Pemerintah juga dapat memberikan subsidi penuh untuk pemasangan PLTS atap untuk warga desil 5 dan 6 yang akan menghemat subsidi energi sekaligus memperbaiki kesejahteraan,” katanya.

Tata menegaskan tantangan pemerintah bukan sekadar menghapus subsidi, melainkan mengurangi ketergantungan terhadap subsidi secara struktural.

“Perluasan penggunaan PLTS atap, termasuk pada kelompok pelanggan R2 dan R3, dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi kebutuhan energi konvensional dan beban subsidi dalam jangka panjang,” katanya.

Dalam jangka menengah dan panjang, pemerintah juga perlu mendorong elektrifikasi sektor transportasi dan rumah tangga sehingga penggunaan BBM dan LPG beralih ke listrik.

“Di sektor kelistrikan, percepatan energi terbarukan, terutama sebagai bagian dari ambisi 100 GW energi surya, harus diwujudkan untuk keluar dari kerentanan energi yang sudah terjadi puluhan tahun,” tegas Tata.

Tata mengingatkan, setiap kebijakan energi harus diuji melalui berbagai skenario karena dampaknya lintas sektor. Kebijakan B50, misalnya, berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap minyak dan menghasilkan penghematan, tetapi juga berisiko terhadap sektor lain, termasuk potensi kenaikan harga minyak goreng.

Ia mendorong pemerintah menerapkan smooth transition, memperkuat regulasi energi terbarukan, menjaga keseimbangan bauran energi, menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Pemerintah juga perlu melihat pengembangan energi terbarukan bukan hanya sebagai agenda iklim, tetapi sebagai strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap subsidi fosil dan menciptakan lapangan kerja baru,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.