Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Sudah Kepergok, 2 Bandit Curanmor Surabaya Gagal Ditangkap Warga Simokerto

Sudah Kepergok, 2 Bandit Curanmor Surabaya Gagal Ditangkap Warga Simokerto

sudah-kepergok,-2-bandit-curanmor-surabaya-gagal-ditangkap-warga-simokerto
Sudah Kepergok, 2 Bandit Curanmor Surabaya Gagal Ditangkap Warga Simokerto
service

Surabaya (beritajatim.com) – Sempat kepergok saat beraksi, dua bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tetap berhasil menggondol sepeda motor salah satu warga Jalan Simokerto II, Kamis (2/7/2026) pagi. Aksi kedua pelaku yang belum diketahui identitasnya itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Korban aksi curanmor tersebut adalah Randi. Ia menceritakan baru mengetahui sepeda motor maticnya hilang setelah mendengar teriakan dari tetangga depan rumah yang melihat langsung kedua pelaku beraksi. Namun, saat Randi keluar rumah kedua pelaku sudah berhasil kabur.

“Tetangga saya depan rumah saat itu berada di lantai dua. Dia melihat pelaku merusak rumah kunci dan mengeluarkan motor saya dari halaman. Pas diteriaki kedua pelaku sudah kabur,” kata Randi, Selasa (7/7/2026).

Dari keterangan tetangga Randi, pelaku berjumlah dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor matic warna putih. Pelaku yang berperan sebagai pengawas situasi mengenakan atasan seperti kemeja warna kuning oranye dan helm putih. Sementara eksekutor mengenakan jaket hitam tanpa helm.

“Saya langsung cari CCTV dan akhirnya kedua pelaku terekam CCTV di depan pos sekitar pukul 05.42,” jelasnya.

Atas peristiwa ini, Randi telah melapor ke Polsek Simokerto dengan membawa bukti kepemilikan dan rekaman CCTV yang merekam kedua pelaku saat kabur. Ia berharap agar pelaku segera ditangkap dan sepeda motornya bisa kembali.

“Motor bisa dipakai untuk adik kuliah dan antar jemput kakak yang bekerja. Kerugian sekitar Rp 14,5 juta. (Langsung) kemarin lapor Polsek Simokerto,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan atas peristiwa tersebut. (ang/but)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.