Sun,17 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Viral, Saudara Kembar Ini Sadari Hamil di Saat yang Sama dan HPL di Waktu yang Juga Bersamaan

Viral, Saudara Kembar Ini Sadari Hamil di Saat yang Sama dan HPL di Waktu yang Juga Bersamaan

viral,-saudara-kembar-ini-sadari-hamil-di-saat-yang-sama-dan-hpl-di-waktu-yang-juga-bersamaan
Viral, Saudara Kembar Ini Sadari Hamil di Saat yang Sama dan HPL di Waktu yang Juga Bersamaan
service

Jakarta

Bunda, pernah membayangkan hamil bareng saudara sendiri? Itulah yang dialami sepasang saudara kembar asal Amerika Serikat ini. Kisah mereka mendadak viral di media sosial karena keduanya mengetahui kabar kehamilan di hari yang hampir sama, bahkan hari perkiraan lahir (HPL) mereka juga berdekatan, lho!

Saudara kembar bernama Parker Hasley dan Paige Smith memang dikenal sangat dekat sejak kecil. Setelah menikah pun, mereka tinggal bersebelahan sehingga hubungan keduanya tetap erat seperti sahabat sehari-hari.

Dilansir dari USA Today, Parker dan Paige sebelumnya punya harapan bisa menjalani kehamilan bersama. Saat hamil anak pertama, jarak usia kehamilan mereka terpaut cukup jauh, sekitar 12 minggu. Karena itu, mereka berharap suatu hari bisa benar-benar merasakan ‘hamil bareng’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, keduanya mulai memperhatikan siklus menstruasi dan masa ovulasi masing-masing. Dari situ, mereka menyadari bahwa masa subur mereka ternyata hanya terpaut beberapa hari saja.

Mengetahui hamil di hari yang sama

Saat mereka mulai melacak siklus ovulasi mereka, keduanya memperhatikan sesuatu yang mengejutkan.

“Kami menyadari bahwa kami hanya berjarak sekitar tujuh hari dalam ovulasi. Kemudian jaraknya semakin dekat menjadi lima hari,” kata Parker. 

Cukup dekat untuk mulai melakukan tes kehamilan sekitar waktu yang sama. Momen mengejutkan itu bermula ketika Parker memutuskan melakukan tes kehamilan di rumah bersama sang suami. Hasilnya positif. Ia pun langsung merasa sangat bahagia karena keinginannya untuk memiliki anak lagi akhirnya terwujud.

“Kami sangat gembira, sangat bersyukur kepada Tuhan bahwa itu berhasil sesuai rencana dan bahwa kami akan memiliki bayi lagi,” katanya.

Kemudian pada hari itu, Parker berjalan ke rumah sebelah untuk berbagi kabar tersebut dengan Paige. Momen penuh kebahagiaan itu, yang juga terekam dalam video, dengan cepat berubah menjadi pertanyaan: Haruskah Paige juga melakukan tes kehamilan?

Parker menyarankan agar ia menunggu hingga pagi hari, tetapi Paige memiliki rencana lain.

“Aku tahu dalam hatiku bahwa Tuhan tidak akan membiarkan salah satu dari kami hamil dan yang lainnya tidak. Setelah [Parker] meninggalkan [rumahku], aku menatap suamiku dan berkata, ‘Aku ingin buang air kecil, dan aku merasa optimis.’” kata Paige. 

Hasilnya ternyata juga positif.

Keduanya langsung terkejut sekaligus terharu karena tidak hanya hamil hampir bersamaan, tetapi HPL mereka juga jatuh di waktu yang sangat dekat. Mereka mengaku sangat bersyukur bisa kembali menjalani perjalanan menjadi ibu bersama-sama.

Apakah fenomena ini bisa terjadi?

Secara medis, fenomena seperti ini memang jarang terjadi, tetapi bukan sesuatu yang mustahil. Perempuan yang memiliki siklus menstruasi serupa dan menjalani pola hidup yang mirip bisa saja mengalami masa ovulasi di waktu berdekatan.

Menurut penelitian dalam jurnal Human Reproduction, faktor lingkungan, pola hidup, hingga kedekatan emosional dapat memengaruhi sinkronisasi siklus menstruasi pada perempuan tertentu. Meski teori ‘menstruasi sinkron’ masih menjadi perdebatan di dunia medis, banyak kasus menunjukkan siklus perempuan yang tinggal bersama dapat menjadi lebih mirip dari waktu ke waktu.

Selain itu, ovulasi yang terjadi pada periode serupa tentu meningkatkan kemungkinan kehamilan terjadi hampir bersamaan, terutama bila keduanya memang sedang merencanakan program kehamilan.

Banjir komentar warganet

Kisah Parker dan Paige langsung mencuri perhatian publik di media sosial. Banyak warganet menyebut hubungan keduanya seperti “parallel life” atau kehidupan paralel karena berbagai momen penting dalam hidup mereka sering terjadi bersamaan.

Tak sedikit pula yang merasa kisah tersebut begitu hangat dan mengharukan. Banyak orang menilai kehamilan bersama saudara kembar bisa menjadi pengalaman spesial karena keduanya dapat saling mendukung selama masa kehamilan hingga persalinan nanti.

Bagi sebagian ibu hamil, memiliki support system yang kuat memang dapat membantu menjaga kesehatan mental dan emosional selama kehamilan. Dukungan dari keluarga maupun orang terdekat juga diketahui berpengaruh positif terhadap kesiapan ibu menghadapi persalinan dan masa setelah melahirkan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.