Fri,24 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Wall Street Berakhir Muram Efek Kevin Warsh

Wall Street Berakhir Muram Efek Kevin Warsh

wall-street-berakhir-muram-efek-kevin-warsh
Wall Street Berakhir Muram Efek Kevin Warsh
service

KABARBURSA.COM – Perdagangan Wall Street pada Jumat waktu setempat, 30 Januai 2026, ditutup melemah di tengah kombinasi sentimen kebijakan moneter, pergerakan tajam dolar AS, serta koreksi ekstrem di pasar logam mulia yang menghentikan reli besar sepanjang 2026. 

Pasar merespons cepat pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Kevin Warsh sebagai kandidat terkuat untuk memimpin Federal Reserve, menggantikan pimpinan bank sentral sebelumnya, Jerome Powell.

Indeks utama bergerak serempak ke zona merah. S&P 500 terkoreksi 0,4 persen, Nasdaq Composite tertekan lebih dalam dengan penurunan 0,9 persen, sementara Dow Jones Industrial Average melemah 0,4 persen. 

Tekanan paling besar kembali menimpa saham-saham teknologi, dan memperpanjang tren pelemahan yang sudah berlangsung beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, secara bulanan ketiga indeks masih membukukan kenaikan tipis sepanjang Januari. S&P 500 berhasil menghentikan tren penurunan mingguan dengan mencatat kenaikan sekitar 0,3 persen dalam lima hari terakhir. Sebaliknya, Dow Jones dan Nasdaq harus menerima kenyataan mencatatkan pekan penurunan ketiga secara beruntun. Kondisi ini mencerminkan rapuhnya sentimen risiko di tengah ketidakpastian kebijakan ekonomi AS.

Siapa Kevin Warsh

Fokus utama pasar tertuju pada implikasi kebijakan moneter setelah Trump secara terbuka menyebut Kevin Warsh sebagai pilihan utama untuk memimpin The Fed. Warsh dikenal memiliki rekam jejak hawkish terkait suku bunga saat menjabat sebagai gubernur bank sentral AS. 

Namun dalam beberapa waktu terakhir, ia juga melontarkan pernyataan yang lebih akomodatif dengan membuka ruang penurunan suku bunga, sejalan dengan dorongan agresif Trump agar kebijakan moneter lebih longgar guna menopang pertumbuhan ekonomi.

Ekspektasi tersebut justru mendorong penguatan dolar AS. Indeks dolar naik signifikan seiring pasar memperhitungkan arah kebijakan The Fed yang dinilai tetap ketat dalam jangka pendek, meskipun ada wacana pelonggaran di masa depan. Penguatan dolar ini menjadi tekanan utama bagi pasar komoditas, terutama logam mulia.

Harga emas dan perak mengalami koreksi tajam, menghentikan reli besar yang telah berlangsung sejak awal tahun. Emas anjlok menembus ke bawah level psikologis USD5.000 per troy ounce, sementara perak mengalami penurunan ekstrem hingga 25 persen dalam satu hari.

Ini merupakan penurunan harian terbesar sepanjang sejarah perdagangan perak. Koreksi ini mencerminkan aksi ambil untung besar-besaran serta perubahan cepat persepsi investor terhadap arah suku bunga dan kekuatan dolar.

Ancaman Tarif Impor Pesawat Kanada

Di luar isu moneter, ketegangan perdagangan kembali menjadi faktor pembayangan pasar. Trump mengancam akan mengenakan tarif 50 persen terhadap impor pesawat dari Kanada. Tidak hanya itu, Amerika Serikat juga disebut akan mencabut sertifikasi seluruh jet baru dari produsen Kanada seperti Bombardier. Trump menuding Kanada selama ini menggunakan hambatan sertifikasi untuk secara efektif menutup pasar bagi jet Gulfstream asal AS.

Tekanan tarif juga diarahkan ke Meksiko. Trump menyatakan akan mengenakan bea masuk baru terhadap negara-negara yang memasok minyak ke Kuba, dengan Meksiko menjadi salah satu pihak yang berpotensi terdampak kebijakan tersebut. Ancaman ini menambah ketidakpastian di sektor perdagangan internasional, terutama bagi industri manufaktur dan energi Amerika Utara.

Dari sisi korporasi, laporan keuangan menjadi penyeimbang sentimen negatif pasar. Saham Apple menguat setelah produsen iPhone tersebut membukukan laba kuartalan di atas ekspektasi, didorong rekor penjualan ponsel. Namun, pergerakan saham Apple tertahan oleh peringatan CEO Tim Cook mengenai potensi tekanan margin akibat kelangkaan memori global yang diperkirakan akan memengaruhi kinerja ke depan.

Saham Sandisk melonjak sekitar 5 persen setelah perusahaan penyimpanan data itu menyampaikan panduan kinerja yang optimistis, memberikan dorongan positif bagi sektor teknologi non–mega cap. 

Di sektor energi, Exxon dan Chevron sama-sama melaporkan laba di atas estimasi pasar, meski selisihnya relatif tipis. Kinerja tersebut tetap menjadi sorotan di tengah volatilitas harga minyak dan dinamika geopolitik global.

Sementara itu, laporan keuangan dari American Express dan Verizon juga menjadi perhatian pelaku pasar. Keduanya memberikan gambaran lanjutan mengenai kondisi belanja konsumen dan permintaan layanan telekomunikasi di tengah tekanan inflasi dan perubahan kebijakan suku bunga.

Secara keseluruhan, perdagangan Wall Street hari ini mencerminkan pasar yang bergerak dalam mode waspada. Kombinasi isu kepemimpinan The Fed, lonjakan dolar, kejatuhan tajam logam mulia, serta eskalasi ancaman tarif dagang membuat investor cenderung mengurangi eksposur risiko, terutama pada saham teknologi, sambil menunggu kejelasan arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat ke depan.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.