Thu,27 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. 25 Tahun Jadi Engineer Adobe, Kena PHK dan Kini Banting Setir Jadi Sopir Bus

25 Tahun Jadi Engineer Adobe, Kena PHK dan Kini Banting Setir Jadi Sopir Bus

25-tahun-jadi-engineer-adobe,-kena-phk-dan-kini-banting-setir-jadi-sopir-bus
25 Tahun Jadi Engineer Adobe, Kena PHK dan Kini Banting Setir Jadi Sopir Bus
service

Teknologi.id – Setelah sekitar 25 tahun berkarier di industri teknologi, James Strawn kini memulai pekerjaan yang jauh berbeda dari profesinya sebagai engineer.

Mantan Senior Software Quality Engineer Adobe tersebut memilih banting setir menjadi sopir bus sekolah setelah lebih dari setahun kesulitan mendapatkan pekerjaan baru di industri teknologi.

Strawn yang tinggal di Colorado, Amerika Serikat, sebelumnya menghabiskan sebagian besar kariernya di industri teknologi, termasuk sekitar 25 tahun di Adobe. Ia terkena PHK pada Agustus 2025.

Setelah kehilangan pekerjaan, ia mencoba mencari posisi baru di bidang teknologi. Namun, pencarian tersebut berlangsung lebih dari satu tahun tanpa hasil yang diharapkan.

Baca juga: Beli HP Xiaomi Second? Tanpa Struk, Garansi Tambahan Bisa Tak Berlaku

Sulit Mendapatkan Pekerjaan Baru Setelah PHK

Dalam unggahan di LinkedIn, Strawn menceritakan pengalaman sulitnya mencari pekerjaan setelah terkena PHK.

Ia mengatakan proses tersebut membuatnya merasa terpuruk dan merasa didiskriminasi oleh industri teknologi.

Strawn juga mengkritik proses perekrutan yang ia alami. Menurut pengalamannya, sejumlah lamaran disaring secara otomatis, pertanyaan yang ia kirimkan kepada perekrut tidak mendapat respons, bahkan ada pihak yang tidak hadir dalam wawancara.

Ia berharap industri teknologi dapat memperbaiki proses perekrutan dan memperlakukan pencari kerja dengan lebih baik.

Kini Jadi Sopir Bus Sekolah

Setelah lebih dari setahun mencari pekerjaan di bidang teknologi, Strawn akhirnya memilih jalur karier yang berbeda.

Pada Agustus 2026, ia memulai pekerjaan sebagai sopir bus sekolah di distrik sekolah setempat di Colorado.

Pekerjaan tersebut tentu berbeda jauh dari profesinya sebagai software quality engineer. Dari sisi penghasilan pun, Strawn mengakui bahwa gajinya jauh lebih rendah dibandingkan pekerjaan sebelumnya.

Namun, ia justru mengatakan menikmati pekerjaan barunya.

Strawn menyebut pekerjaan tersebut menyenangkan. Ia juga menilai sebagian besar anak yang diantarnya baik dan menggambarkan rekan-rekan kerjanya sebagai orang-orang yang peduli, baik, dan rendah hati.

Tetap Berterima Kasih kepada Mantan Rekan Kerja

Di tengah sulitnya mencari pekerjaan, Strawn juga menyampaikan terima kasih kepada mantan rekan kerja dan koneksi LinkedIn yang memberikan dukungan kepadanya.

Menurutnya, dukungan tersebut membuatnya tetap menghargai perjalanan karier panjang yang telah ia jalani di Accolade dan Adobe.

Ia juga menyampaikan pandangannya terhadap pihak-pihak di perusahaan sebelumnya yang menurutnya telah melewatkan, menjatuhkan, hingga akhirnya memberhentikannya.

Meski kecewa, Strawn memilih melihat PHK tersebut dari sisi berbeda. Ia menganggap pengalaman itu justru membawanya menuju masa depan yang baru.

Baca juga: Komdigi Panggil Meta, Ini Penyebab Akun WhatsApp Diblokir Massal

Kritik Strawn terhadap Perekrutan di Industri Teknologi

Strawn juga menggunakan unggahannya untuk menyampaikan kritik terhadap proses perekrutan yang ia alami setelah PHK.

Ia mengaku menghadapi lamaran yang tersaring secara otomatis, tidak mendapat balasan dari perekrut meski sudah menghubungi secara langsung, hingga pengalaman ketika pewawancara tidak hadir dalam jadwal wawancara.

Pengalaman tersebut membuatnya berharap industri teknologi dapat kembali memberikan perlakuan yang lebih baik kepada para pencari kerja.

Unggahannya kemudian mendapat banyak respons di LinkedIn. Sejumlah pengguna ikut membagikan pengalaman mereka menghadapi sulitnya mencari pekerjaan di tengah kondisi industri teknologi yang berubah.

Memulai Babak Baru Setelah 25 Tahun di Dunia Teknologi

Perjalanan James Strawn menunjukkan bagaimana PHK dapat mengubah arah karier seseorang secara drastis.

Setelah sekitar seperempat abad bekerja di industri teknologi dan menghabiskan sekitar 25 tahun di Adobe, ia kini menjalani pekerjaan sebagai sopir bus sekolah.

Meski harus menerima penghasilan yang lebih rendah, Strawn mengatakan dirinya menikmati pekerjaan baru tersebut dan menyambutnya sebagai babak baru dalam hidupnya.

Bagi Strawn, kehilangan pekerjaan di industri teknologi bukan menjadi akhir perjalanan karier. Ia memilih mengambil kesempatan lain dan memulai kembali dari bidang yang sama sekali berbeda.

Kisahnya juga menjadi gambaran tentang tantangan yang bisa dihadapi pekerja berpengalaman ketika harus kembali ke pasar kerja setelah terkena PHK.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.