Thu,23 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. 5 Kebiasaan yang Bikin Lemak Perut Cepat Menumpuk

5 Kebiasaan yang Bikin Lemak Perut Cepat Menumpuk

5-kebiasaan-yang-bikin-lemak-perut-cepat-menumpuk
5 Kebiasaan yang Bikin Lemak Perut Cepat Menumpuk
service

Jakarta

Kebiasaan yang tidak sehat bisa mengganggu kesehatan dan menggagalkan keberhasilan diet. Tak sedikit kebiasaan ini bahkan bisa bikin lemak perut cepat menumpuk, Bunda.

Dilansir Mayo Clinic, penambahan berat badan dapat dipengaruhi oleh kalori yang dikonsumsi dan kalori yang dibakar setiap hari. Seseorang yang secara teratur mengonsumsi lebih banyak kalori dari makanan dan minuman daripada yang dibakar setiap hari, lebih cenderung mengalami penambahan berat badan, termasuk lemak perut.

Masalahnya dengan lemak perut juga tidak terbatas pada penambahan lapisan di bawah kulit. Lemak perut juga termasuk lemak visceral, yang terletak jauh di dalam perut dan mengelilingi organ-organ internal.

“Lemak perut dan lemak visceral sama-sama terkait dengan penyakit metabolik dan kardiovaskular,” kata wakil kepala Endoscopy and Functional Investigation Department di K National Center Hospital, Dr. Tran Duc Canh, dilansir laman VN Express.

Penumpukan lemak sebagian besar disebabkan oleh pilihan gaya hidup yang tidak sehat, termasuk kebiasaan makan yang buruk, kurangnya aktivitas fisik, dan stres psikologis. Berikut 5 kebiasaan umum yang berkontribusi pada perkembangan lemak perut dan lemak visceral:

1. Kebiasaan makan yang tidak sehat

Konsumsi banyak makanan olahan, gula, dan makanan cepat saji menjadi penyebab utama terbentuknya lemak perut. Makanan-makanan tersebut biasanya tinggi kalori, tetapi rendah nutrisi dan serat.

Konsumsi kalori berlebihan dapat mempercepat metabolisme lemak dalam tubuh, dengan energi berlebih yang disimpan sebagai lemak, terutama lemak visceral. Selain itu, makanan olahan yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar insulin, yang selanjutnya mendorong penumpukan lemak perut.

Makan larut malam atau mengonsumsi makanan dalam porsi besar di malam hari juga bisa mendorong penimbunan lemak. Pasalnya, tubuh manusia mengikuti ritme sirkadian dan metabolisme melambat di malam hari, sehingga kalori berlebih lebih mudah disimpan sebagai lemak. Makan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur, menyebabkan peningkatan keinginan makan di hari berikutnya, sehingga menciptakan siklus penumpukan lemak.

2. Kurang aktif bergerak

Gaya hidup kurang gerak juga menjadi kebiasaan buruk yang bisa menumpuk lemak. Misalnya, kebiasaan duduk dalam waktu lama di tempat kerja, yang bisa membakar kalori lebih sedikit daripada yang dikonsumsi, sehingga menyebabkan penumpukan kalori berlebih.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik menurunkan laju metabolisme tubuh, Bunda. Bila hal itu terjadi, dampaknya bisa memengaruhi kesehatan kardiovaskular.

3. Kurang tidur

Tidur memainkan peran penting dalam mengatur hormon rasa lapar, seperti ghrelin dan leptin. Kurang tidur dapat meningkatkan kadar ghrelin, yang merangsang rasa lapar dan menurunkan kadar leptin, yang menekan nafsu makan.

Akibat kondisi tersebut, seseorang yang kurang tidur lebih cenderung merasa lapar dan makan lebih banyak. Orang ini juga sering kali memilih makanan padat kalori dan rendah nutrisi, yang menyebabkan penumpukan lemak perut dan lemak visceral.

4. Stres

Stres juga bisa berkaitan dengan peningkatan berat badan. Misalnya, stres kronis dapat meningkatkan kadar kortisol, yang memicu nafsu makan dan mendorong penimbunan lemak dalam tubuh.

Lemak yang tersimpan akibat peningkatan kadar kortisol umumnya terkonsentrasi di area perut. Tak hanya meningkatkan lemak perut, kondisi stres juga bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes.

5. Konsumsi alkohol

Alkohol adalah sumber ‘kalori kosong’, yang artinya dapat memberikan energi tetapi tidak memiliki nilai gizi. Konsumsi alkohol berlebihan bisa memperlambat metabolisme dan mendorong penimbunan lemak, terutama di area perut dan di sekitar organ dalam tubuh.

“Secara umum, konsumsi alkohol dikaitkan dengan lingkar pinggang yang lebih besar, karena ketika seseorang minum alkohol, organ hati membakar alkohol alih-alih lemak tubuh,” kata ahli endokrin dan peneliti obesitas di Mayo Clinic, Michael Jensen, MD, dikutip dari Web MD.

Demikian 5 kebiasaan yang bikin lemak perut cepat menumpuk. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.