Wed,29 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Gejala Awal Demensia, Sering Ucapkan 2 Kata Ini

Gejala Awal Demensia, Sering Ucapkan 2 Kata Ini

gejala-awal-demensia,-sering-ucapkan-2-kata-ini
Gejala Awal Demensia, Sering Ucapkan 2 Kata Ini
service

Jakarta

Tahukah Bunda? Para ahli mengatakan ada dua kata yang bisa menjadi gejala awal demensia pada seseorang. Jika digunakan secara teratur, kata-kata ini mengindikasikan penurunan kognitif yang serius.

Demensia adalah sindrom, atau sekelompok gejala, yang berkaitan dengan penurunan fungsi otak yang berkelanjutan.

Paling umum terjadi pada orang berusia di atas 65 tahun. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti hilang ingatan, serta perubahan perilaku dan kepribadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, sulit untuk mengetahui kapan seseorang mengalami perubahan normal terkait usia dibandingkan dengan demensia.

Alzheimer’s Society menjelaskan bahwa seiring bertambahnya usia, orang cenderung menyadari beberapa perubahan dalam kemampuan mental mereka.

“Meskipun perubahan-perubahan ini bisa membuat frustrasi, ini adalah bagian alami dari penuaan. Demensia bukanlah bagian normal dari proses penuaan,” tulis lembaga tersebut, dikutip dari laman Express, Selasa (20/1/2026).

Meskipun tanda-tanda penuaan dan demensia mungkin serupa, demensia akan lebih serius dan memengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang. Lembaga amal itu juga menjelaskan bahwa ketika seseorang menderita demensia, penurunan kemampuan mental ini bisa jauh lebih serius.

“Agar seorang profesional kesehatan dapat mendiagnosis demensia, gejala seseorang harus secara signifikan memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Ini berarti mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas harian di rumah, di lingkungan masyarakat, atau di tempat kerja,” jelasnya.

Dua kata yang menjadi gejala awal demensia

Salah satu gejala demensia yang perlu diwaspadai adalah masalah bicara dan percakapan. Para ahli di Alzheimer’s Society menjelaskan bahwa sulit menemukan kata yang tepat, tetapi akhirnya mengingatnya, adalah sesuatu yang dialami banyak orang lanjut usia.

Namun, mengalami hal ini secara teratur seharusnya harus dikhawatirkan, Bunda. Lebih spesifiknya, jika seseorang sering menyebut benda sebagai “Benda itu”, alih-alih nama yang benar.

Mereka mencatat bahwa salah satu gejala demensia, yaitu kerap sulit menemukan kata yang tepat atau menyebut suatu benda dengan kata, “Benda itu”.

Organisasi tersebut juga menyatakan bahwa kesulitan untuk berpartisipasi dalam percakapan, bisa menjadi tanda demensia.

“Ketidakmampuan untuk mengikuti apa yang dikatakan seseorang secara teratur bahkan tanpa gangguan, juga bisa menandakan demensia,” jelas mereka.

“Kehilangan jejak percakapan jika kamu terganggu atau jika banyak orang berbicara sekaligus, bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan,” sambungnya.

NHS menyatakan bahwa kesulitan mengikuti percakapan atau menemukan kata yang tepat adalah tanda awal demensia yang umum. Hal ini dapat muncul beberapa waktu sebelum diagnosis resmi dibuat.

Ada juga beberapa tanda awal demensia lainnya yang dapat Bunda ketahui. Berikut di antaranya:

  • Hilang ingatan
  • Sulit konsentrasi
  • Merasa kesulitan melakukan tugas-tugas harian yang sudah biasa dilakukan, seperti bingung menghitung kembalian yang tepat saat berbelanja.
  • Bingung tentang waktu dan tempat
  • Perubahan suasana hati

Gejala-gejala ini seringkali ringan dan mungkin hanya memburuk secara bertahap. Jika mengalami gejala demensia, Bunda perlu segera berkonsultasi dengan dokter.

Tips untuk menjalani gaya hidup yang menyehatkan otak

Berbagai strategi gaya hidup dan kesehatan dapat menjaga kesehatan otak dan mengurangi risiko terkena demensia. Berikut di antaranya yang dapat Bunda lakukan:

1. Latih otak

Dilansir dari laman Better Health, segala aktivitas yang melibatkan berpikir dan belajar dapat meningkatkan kesehatan otak, serta membantu melindungi dari demensia.

Bukti menunjukkan bahwa manfaat yang lebih besar diperoleh dari aktivitas mental yang lebih kompleks dan menantang. Semakin banyak aktivitas otak yang dilakukan, semakin sering dilakukan, dan semakin kompleks aktivitas tersebut, semakin rendah pula risiko demensia.

2. Tetap aktif secara sosial

Interaksi secara teratur dan menyenangkan dengan teman, keluarga, dan orang lain dapat membantu mengurangi risiko demensia.

3. Nikmati makanan yang menyehatkan otak

Penelitian menunjukkan bahwa makanan yang baik untuk jantung dan tubuh mungkin juga baik untuk kesehatan otak dan melindungi dari demensia.

Nah, itulah dua kata yang menjadi gejala awal demensia dan cara pencegahan yang dapat Bunda lakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.