Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. News
  3. Tuduhan Korupsi dan Penculikan Ditolak, Presiden Filipina Lolos dari Pemakzulan

Tuduhan Korupsi dan Penculikan Ditolak, Presiden Filipina Lolos dari Pemakzulan

tuduhan-korupsi-dan-penculikan-ditolak,-presiden-filipina-lolos-dari-pemakzulan
Tuduhan Korupsi dan Penculikan Ditolak, Presiden Filipina Lolos dari Pemakzulan
service
Tuduhan Korupsi dan Penculikan Ditolak, Presiden Filipina Lolos dari Pemakzulan - GenPI.co
Komite Kongres Filipina menolak pengaduan pemakzulan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr. yang menudingnya menggelapkan dana pajak. (AP Photo/Aaron Favila)

GenPI.co – Komite Kongres Filipina menolak pengaduan pemakzulan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr. yang menudingnya menggelapkan dana pajak.

Dilansir AFP, Jumat (6/2), Marcos menuai kecaman publik terkait proyek infrastruktur yang diduga fiktif.

Proyek tersebut menjadi sorotan setelah banjir menenggelamkan sejumlah kota di negara kepulauan itu tahun lalu.

BACA JUGA:  Mahkamah Pidana Internasional Putuskan Mantan Presiden Filipina Duterte Layak Diadili

Salah satu pengaduan, yang diajukan blok Makabayan (koalisi partai-partai sayap kiri), menuduh Marcos menyisipkan proyek tertentu dalam anggaran nasional untuk mengalihkan dana kepada sekutu.

Pengaduan kedua menyoroti penangkapan mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan pemindahannya ke Mahkamah Pidana Internasional, yang disebut sebagai tindakan penculikan.

BACA JUGA:  Juara M7 Mobile Legends World Championship, Aurora Gaming PH Disambut Senat Filipina

Namun, Komite menilai tuduhan yang diajukan tidak memiliki substansi yang cukup untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Dari pengaduan yang diajukan, tidak terlihat adanya tindakan nyata presiden yang menunjukkan bahwa dia mengarahkan skema korupsi untuk menipu wajib pajak,” ujar Wakil Ketua Komite Ysabel Zamora.

BACA JUGA:  Filipina Bungkam Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri: Tidak Sesuai Harapan

Zamora mengatakan arah kebijakan yang tidak sempurna bukanlah pelanggaran yang bisa berujung pada pemakzulan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.