Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Militer AS di Qatar, mulai tempatkan rudal Patriot di truk peluncur

Militer AS di Qatar, mulai tempatkan rudal Patriot di truk peluncur

militer-as-di-qatar,-mulai-tempatkan-rudal-patriot-di-truk-peluncur
Militer AS di Qatar, mulai tempatkan rudal Patriot di truk peluncur
service

Washington (ANTARA) – Militer Amerika Serikat (AS) telah menempatkan rudal Patriot ke dalam peluncur berbasis truk di pangkalan udara Al Udeid di Qatar di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran, demikian dilaporkan Reuters, Selasa (10/2) setelah meninjau citra satelit.

Menurut laporan itu, menempatkan rudal dalam truk bergerak dibandingkan peluncur semi-statis akan memungkinkan Washington mengerahkan sistem tersebut dengan cepat, baik untuk serangan maupun penggunaan pertahanan jika terjadi serangan Iran.

Citra satelit bertanggal 1 Februari menunjukkan bahwa AS juga telah memindahkan empat pesawat pengisi bahan bakar KC 135 Stratotanker ke pangkalan itu, sehingga total menjadi 18 pesawat sejenis, serta menambahkan 7 pesawat angkut C-17.

Gambar citra satelit juga menunjukkan keberadaan pesawat intai RC-135, tiga pesawat C-130 Hercules, serta hingga 10 sistem pertahanan udara Patriot MIM-104 yang terpasang di truk di pangkalan Al Udeid.

Selain itu, antara 25 Januari dan 2 Februari, AS mengerahkan satu pesawat C-17, satu C-130, dan empat pesawat perang elektronik EA-18G Growler ke Muwaffaq di Yordania.

Sementara per 2 Februari, pangkalan lain di Muwaffaq juga menampung 17 pesawat tempur F15-E, delapan pesawat A-10 Thunderbolt, empat C-130, serta empat helikopter yang belum teridentifikasi.

Di pangkalan Prince Sultan di Arab Saudi, citra satelit pada 2 Februari memperlihatkan keberadaan pesawat C-5 Galaxy dan sebuah pesawat C-17. Gambar lebih lanjut juga mengungkap tujuh pesawat tambahan di Diego Garcia di Samudra Hindia dan peningkatan jumlah pesawat di pangkalan Dukhan di Oman.

Pada Januari, Presiden AS Donald Trump mengatakan sebuah “armada besar” sedang menuju Iran dan menambahkan bahwa ia berharap Teheran akan setuju untuk bernegosiasi serta menandatangani sebuah kesepakatan yang adil dan seimbang.

Trump memperingatkan bahwa jika tidak tercapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran, setiap serangan AS di masa depan terhadap negara itu akan “jauh lebih buruk” dibandingkan serangan sebelumnya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Iran soal ancaman serangan AS: Kami kuat tapi tidak ingin berkonflik

Baca juga: Iran upayakan capai kesepakatan dengan AS soal nuklir

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.