Sat,16 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Inovasi Drone Dalam Negeri, IKM Lokal Kini Mampu Produksi dengan Teknologi Canggih

Inovasi Drone Dalam Negeri, IKM Lokal Kini Mampu Produksi dengan Teknologi Canggih

inovasi-drone-dalam-negeri,-ikm-lokal-kini-mampu-produksi-dengan-teknologi-canggih
Inovasi Drone Dalam Negeri, IKM Lokal Kini Mampu Produksi dengan Teknologi Canggih
service

27 Februari 2026 16.30 WIB • 1 menit

Inovasi Drone Dalam Negeri, IKM Lokal Kini Mampu Produksi dengan Teknologi Canggih


Transformasi teknologi di sektor industri kini merambah pada penggunaan pesawat nirawak atau drone untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Kementerian Perindustrian mencatat bahwa adopsi teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ini telah menjadi kebutuhan vital dalam mendukung sektor pertanian, pertambangan, hingga logistik. Penggunaan drone terbukti mampu menghasilkan pemetaan wilayah yang akurat sehingga pengawasan di lapangan menjadi lebih efektif.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi kemunculan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) yang mampu menyediakan layanan teknologi canggih ini.

Menurutnya, drone bukan lagi sekadar alat hobi, melainkan instrumen industri yang mampu menyajikan informasi spasial secara rinci dan daring.

“Pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle melalui drone ini sekarang jadi layanan yang begitu penting, yang dipakai oleh berbagai sektor yang dapat mengefisiensikan produksi dan pengawasan di lapangan. Teknologi canggih ini dapat menghasilkan pemetaan yang akurat,” ujar Agus Gumiwang Kartasasmita.

Akselerasi Startup dan Pembinaan Terukur

Guna menjaga keberlanjutan inovasi ini, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) secara konsisten mendampingi 24 IKM yang bergerak di layanan teknologi drone.

Pendampingan tersebut meliputi peningkatan kapasitas internal perusahaan, sertifikasi TKDN, hingga pembukaan akses pasar internasional. Upaya ini bertujuan agar startup penyedia solusi teknologi ini dapat langsung mengimplementasikan produknya di tengah masyarakat dan industri.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita mengatakan penguatan ekosistem ini penting agar produk drone lokal, baik perangkat keras maupun lunaknya, memiliki daya saing yang kuat. Melalui berbagai fasilitasi pameran dan pendampingan, IKM drone kini mulai terekspos dalam jejaring mitra strategis internasional.

“Kemenperin berupaya untuk mengakselerasi startup ini sebagai penyedia solusi teknologi bagi industri dan masyarakat. Produk mereka harus bisa diimplementasikan oleh pelaku industri secara langsung,” kata Reni Yanita.

Diversifikasi Produk Drone untuk Berbagai Sektor

Kemampuan IKM drone binaan Kemenperin kini telah mencakup berbagai spesifikasi khusus yang mengikuti kebutuhan pasar.

PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia, misalnya, telah memproduksi drone untuk penyemprotan pertanian (spray drone), pengawasan, hingga kargo yang telah digunakan di 21 provinsi.

Sementara itu, PT Karya Solusi Angkasa fokus pada drone bermaterial karbon komposit yang dirancang khusus untuk ketahanan operasional di sektor pertanian.

Selain itu, inovasi juga merambah pada fungsi yang lebih spesifik seperti drone polinasi yang dikembangkan oleh PT Aerotek Global Inovasi. Ada pula PT Inderaja Teknik Indonesia yang mengembangkan teknologi pemetaan geospasial hingga ke area bawah tanah dan terowongan, serta CV AMX UAV Technologies yang memfokuskan produknya pada manajemen nutrisi pertanian sehingga pemetaan kawasan nikel.

“Mereka juga berkesempatan melakukan inisiasi pasar di negara BRICS (Afrika Selatan) serta pengembangan produk Smart Spectrum,” tambah Direktur IKM LMEAA, Dini Hanggandari.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.