Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Studi Terbaru Ungkap Kebiasaan Merokok saat Hamil Picu Tekanan Darah Tinggi pada Anak

Studi Terbaru Ungkap Kebiasaan Merokok saat Hamil Picu Tekanan Darah Tinggi pada Anak

studi-terbaru-ungkap-kebiasaan-merokok-saat-hamil-picu-tekanan-darah-tinggi-pada-anak
Studi Terbaru Ungkap Kebiasaan Merokok saat Hamil Picu Tekanan Darah Tinggi pada Anak
service

Jakarta

Kebiasaan merokok saat hamil telah dikaitkan dengan hasil yang buruk pada kesehatan dan perkembangan janin. Hingga saat ini, sudah banyak penelitian mengungkap efek buruk dari merokok saat hamil, Bunda.

Studi paling baru mengaitkan kebiasaan merokok saat hamil dengan tekanan darah tinggi dan peningkatan risiko hipertensi pada anak setelah lahir. Studi ECHO Cohort ini diterbitkan dalam jurnal Circulation pada 16 Februari 2026.

Detail tentang studi dampak merokok selama hamil

Studi yang dipimpin oleh Lyndsey Shorey-Kendrick, Ph.D dari Oregon Health & Science University, dan Christine Ladd-Acosta, Ph.D dari Johns Hopkins University ini melibatkan 13.120 anak yang lahir antara tahun 1999 dan 2020 dari 52 lokasi studi ECHO Cohort di seluruh Amerika Serikat, termasuk Puerto Rico.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para peneliti menilai kebiasaan merokok selama kehamilan menggunakan laporan diri, catatan medis, dan sampel urine yang dikumpulkan selama kehamilan. Peneliti juga mengukur tekanan darah anak-anak antara usia 3 dan 18 tahun, Bunda.

Hasil studi menemukan, anak-anak yang ibunya merokok selama kehamilan lebih mungkin memiliki tekanan darah tinggi dan berisiko lebih besar mengalami hipertensi. Secara detail, ibu yang merokok aktif selama kehamilan dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih tinggi pada anak-anaknya.

Setidaknya ada tiga poin penting dalam hasil studi ini, yakni:

  1. Merokok yang dilaporkan sendiri oleh peserta selama kehamilan, dikaitkan dengan tekanan darah diastolik yang lebih tinggi dan peningkatan risiko hipertensi pada masa kanak-kanak. Hubungan tersebut lebih kuat di antara anak perempuan, dan cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.
  2. Kebiasaan merokok aktif selama kehamilan, yang diidentifikasi menggunakan sampel urine, dikaitkan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih tinggi serta risiko hipertensi yang lebih besar.
  3. Paparan asap rokok pasif yang dilaporkan sendiri selama kehamilan tidak terkait dengan tekanan darah tinggi pada anak-anak.”

“Temuan ini menunjukkan bahwa mengurangi kebiasaan ibu merokok selama kehamilan dapat menurunkan angka hipertensi pada anak-anak dan orang dewasa,” kata Dr. Ladd-Acost, dikutip dari laman MedicalXpress.

Kebiasaan merokok saat hamil dan perkembangan otak anak

Selain mengaitkan rokok dengan tekanan darah tinggi pada anak, sudah ada beberapa penelitian yang mengungkap bahaya rokok lainnya. Salah satunya adalah studi yang diterbitkan dalam jurnal Addictive Behaviors tahun 2024.

Studi yang meninjau setidaknya 19 penelitian dan 1,25 juta subjek ini mengungkap bahwa ibu hamil yang merokok dapat melahirkan anak tidak pintar secara akademik.

“Merokok selama hamil diketahui menyebabkan berbagai komplikasi kehamilan, termasuk risiko keguguran yang lebih tinggi, bayi lahir mati (stillbirth), pertumbuhan dan perkembangan yang terbatas, dan cacat lahir yang serius. Merokok selama hamil juga dikaitkan dengan dampak kesehatan mental dan masalah perilaku yang merugikan,” kata peneliti utama, Dr. Bereket Duko dari UniSA, dilansir laman News Medical.

“Penelitian baru kami memperkuat hal ini dengan menunjukkan bahwa merokok selama hamil pada ibu berisiko signifikan dalam membatasi kinerja akademis anak, sehingga membuat mereka jauh tertinggal dari teman sebayanya di sekolah.”

Demikian bahaya merokok saat hamil pada perkembangan otak dan kesehatan anak setelah lahir. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.