Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Berkah untuk Indonesia: Qari & Hafizah Cilik Harumkan Nama Bangsa dengan Al-Qur’an

Berkah untuk Indonesia: Qari & Hafizah Cilik Harumkan Nama Bangsa dengan Al-Qur’an

berkah-untuk-indonesia:-qari-&-hafizah-cilik-harumkan-nama-bangsa-dengan-al-qur’an
Berkah untuk Indonesia: Qari & Hafizah Cilik Harumkan Nama Bangsa dengan Al-Qur’an
service

6 Maret 2026 17.30 WIB • 2 menit

Berkah untuk Indonesia: Qari & Hafizah Cilik Harumkan Nama Bangsa dengan Al-Qur’an


Pada Ramadan 1447 ini, masyarakat Indonesia punya kabar gembira dari generasi mudanya yang melantunkan Al-Qur’an. Qari dan hafizah cilik negeri ini berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Kawan mungkin masih ingat dengan Muhammad Zian Fahrezi. Ia adalah qari cilik asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berhasil meraih prestasi gemilang saat mewakili Indonesia di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 yang digelar di Karbala, Irak, pada Selasa (22/1/2026) hingga Jumat (6/2/2026) lalu.

Saat itu, Zian yang merupakan pelajar kelas IV Sekolah Dasar Tahfidz Quran (SDTQ) Al Amin Kota Bima meraih Juara I kategori anak-anak. Apresiasi pun banyak berdatangan atas prestasinya.

Nah, tak hanya Zian yang berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan lantunan Al-Qur’an. Ada pula Aisyah Ar Rumy, hafizah cilik berusia 10 tahun asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menorehkan prestasi ciamik di level internasional.

Aisyah berpartisipasi dalam ajang Dubai International Holy Quran Award (DIHQA) ke-28 2026 yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dari sana, ia membawa pulang penghargaan peringkat kedua di kategori The Most Beautiful Quran Recitation for 2026.

Dubai International Holy Quran Award merupakan lomba tilawah dan hafalan Al-Qur’an yang diikuti oleh peserta dari berbagai belahan dunia. Diketahui ada sekitar 5.618 peserta dari 105 negara yang ikut serta.

Para peserta harus melewati serangkaian seleksi ketat untuk menentukan siapa yang layak menerima penghargaan. Pada kategori yang diikuti Aisyah sendiri, ia harus adu kebolehan pada babak final dengan dua peserta lainnya: Jana Ehab Ramadan dari Mesir dan Sara Abdul Karim Alhalak dari Suriah.

Setelah dewan juri dan publik memberikan penilaiannya, Aisyah ditetapkan sebagai peraih peringkat kedua. Penghargaan itu diberikan dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA serta Penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

Aisyah Ar Rumy diketahui bersekolah di kelas 4 SD Tahfidz Daarul Ukhuwwah Pakis, Kabupaten Malang. Di keluarganya, ia merupakan anak bungsu di mana orang tuanya adalah wiraswasta yang bergerak di bidang usaha konveksi.

Sebelum mengikuti Dubai International Holy Quran Award, Aisyah pernah ambil bagian dalam Hafiz Indonesia 2024. Ajang tersebut tentu tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Ditayangkan di televisi nasional, Hafiz Indonesia yang merupakan pencarian bakat religi dikenal sebagai wadah bagi anak-anak Indonesia untuk menampilkan kemampuan anak-anak dalam melafalkan dan menghafal rangkaian ayat-ayat Al-Qur’an.

Di tengah partisipasi Aisyah dalam Dubai International Holy Quran Award, kebetulan tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah sedang memanas. Dubai tempat di mana Aisyah berada pun turut terdampak.

Sebagaimana diketahui, sejumlah rudal sempat meledak di Dubai. Meski demikian, orang tua Aisyah telah mengonfirmasi bahwa keluarganya dalam kondisi baik-baik saja.

Kendati sempat mendengar suara ledakan yang menimbulkan kepanikan, Aisyah dan keluarga berada di zona aman. Apalagi, lokasi ledakan tersebut berada cukup jauh dari lokasi mereka.

Awalnya, Aisyah dan keluarga direncanakan pulang ke Indonesia pada Selasa (3/3/2026). Namun, dengan status siaga yang diterapkan pemerintah Uni Emirat Arab dan penghentian operasional bandara, rencana itu harus diubah dan jadwal kepulangan pun diundur sembari menunggu situasi aman.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.