Sun,26 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Cerita Warga Sriwulan Kendal Kembangkan Wisata Kalikesek Sampai Bisa Bagi-Bagi THR

Cerita Warga Sriwulan Kendal Kembangkan Wisata Kalikesek Sampai Bisa Bagi-Bagi THR

cerita-warga-sriwulan-kendal-kembangkan-wisata-kalikesek-sampai-bisa-bagi-bagi-thr
Cerita Warga Sriwulan Kendal Kembangkan Wisata Kalikesek Sampai Bisa Bagi-Bagi THR
service

Cerita Warga Sriwulan Kendal Kembangkan Wisata Kalikesek Sampai Bisa Bagi-Bagi THR


“Alhamdulillah tahun ini dapat THR Rp 1 juta. Sangat membantu kami sebagai warga biasa. Apalagi untuk kebutuhan Lebaran,” kata Salafudin, warga Dusun Kalikesek, Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Menjelang Lebaran 2026, Pemerintah Desa Sriwulan membagikan Rp 1 juta kepada setiap kepala keluarga (KK).  Sekretaris Desa Sriwulan, Nur Abidin, menjelaskan bahwa program tersebut berasal dari hasil pengelolaan wisata alam Kalikesek.

Sebenarnya, ini bukan pertama kali desa memberikan THR. Program ini sudah berjalan beberapa tahun dan jumlahnya terus meningkat.

“Tahun 2024 sebesar Rp 500 ribu, tahun 2025 Rp 750 ribu, dan tahun ini Rp 1 juta per KK,” jelas Nur Abidin, dikutip dari Kompas.com, Kamis (6/3/2026).

Desa Pertanian yang Mampu Kembangkan Wisata Wisata

Desa Sriwulan dihuni sekitar 255 kepala keluarga. Sebagian besar warganya bekerja sebagai petani. Aktivitas ekonomi utama sebelumnya tidak jauh dari pertanian dan pekerjaan informal desa.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, desa ini mulai mengelola potensi alam di wilayah Kalikesek sebagai destinasi wisata.

Kalikesek menawarkan pemandangan pegunungan. Tempat ini kemudian dikembangkan menjadi kawasan wisata yang bisa dikunjungi masyarakat.

Pengelola wisata Kalikesek, Arik, mengatakan jumlah pengunjung terus bertambah sejak awal wisata ini dibuka.

“Pada hari biasa, jumlah wisatawan yang datang berkisar antara 1.000 hingga 1.500 orang per hari. Saat hari libur jumlah pengunjung bisa lebih banyak,” kata Arik.

Angka kunjungan itu berdampak langsung pada pendapatan desa. Pada tahun 2025, wisata Kalikesek menghasilkan sekitar Rp 1,4 miliar. Pendapatan ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 1 miliar.

Nah, sebagian dana digunakan untuk pengembangan fasilitas wisata, misalnya untuk perbaikan area kunjungan, sarana umum, dan infrastruktur pendukung. Sebagian lainnya dialokasikan langsung untuk masyarakat.

Rencana Program Kesejahteraan yang Lebih Besar

Pembagian THR kepada warga menjadi salah satu kebijakan yang menarik perhatian. Tidak semua desa wisata melakukan hal serupa.

Di Sriwulan, keuntungan dari pengelolaan wisata tidak hanya masuk ke kas desa. Sebagian dialirkan kembali ke masyarakat. Hal ini membuat warga merasa ikut memiliki destinasi wisata tersebut.

Perlu diketahui, wisata Kalikesek tidak berdiri sendiri. Pengelolaan ekonomi desa dilakukan melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa). Ini adalah lembaga usaha yang dibentuk oleh pemerintah desa untuk mengelola kegiatan ekonomi secara kolektif.

Tak hanya THR, Salafudin yang merupakan warga Dusun Kalikesek mengatakan bahwa pemerintah desa juga memberikan bantuan sosial bagi warga yang mengalami kesulitan.

“Desa juga punya program bantuan sosial bagi warga yang sakit atau mengalami musibah. Biasanya diberi bantuan uang dan sembako,” ujarnya.

Program seperti ini membuat hasil pengelolaan ekonomi desa terasa lebih merata.

Pemerintah Desa Sriwulan juga memiliki rencana jangka panjang. Jika pengembangan desa berjalan baik, pemerintah desa ingin memperluas program kesejahteraan bagi masyarakat.

Salah satu rencana yang disampaikan adalah pembiayaan BPJS Kesehatan gratis bagi seluruh warga desa.

BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan nasional di Indonesia yang memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Jika pembangunan sudah lebih lengkap, kami ingin membuat program kesejahteraan langsung untuk warga, seperti pembayaran BPJS Kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat,” kata Nur Abidin.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.