Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Tuai Kontroversi, Susu Sekolah Program MBG yang Harusnya Gratis Malah Dijual Rp4 Ribu

Tuai Kontroversi, Susu Sekolah Program MBG yang Harusnya Gratis Malah Dijual Rp4 Ribu

tuai-kontroversi,-susu-sekolah-program-mbg-yang-harusnya-gratis-malah-dijual-rp4-ribu
Tuai Kontroversi, Susu Sekolah Program MBG yang Harusnya Gratis Malah Dijual Rp4 Ribu
service

Jakarta

Media sosial kembali diramaikan dengan munculnya ‘Susu Sekolah Program MBG’. Kali ini, yang membuat heboh adalah produk yang seharusnya dibagikan secara gratis, namun justru dijual di minimarket, Bunda.

Temuan ini pertama kali diunggah oleh seorang netizen melalui platform di Threads. Ia mengaku terkejut saat melihat susu kemasan 125 ml tersebut dijual dengan harga sekitar Rp4 ribu per kemasan.

Pasalnya, pada kemasan ‘Susu Sekolah Program MBG’ tercantum jelas keterangan bahwa produk tersebut tidak untuk diperjualbelikan. Sejumlah spekulasi termasuk dugaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjual stok sisa pun mencuat.

Simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Susu sekolah langsung ditarik dari peredaran

Susu kemasan 125 ml tersebut diketahui sempat dijual dengan harga sekitar Rp4.000 per kemasan. Jika dibeli dalam satu dus, harganya diperkirakan mencapai Rp138.000, Bunda.

Menanggapi hal ini, Corporate Secretary Ultrajaya, Helina Widayani, menyampaikan bahwa pihak perusahaan telah melakukan penelusuran langsung di lapangan.

“Kami sudah melakukan penelusuran ke toko tersebut, stok susu sekolah tersebut telah diturunkan dari rak dan tidak dijual kembali. Pihak pemasok yang menjual susu sekolah ke outlet tersebut sudah kami stop pengirimannya dan tidak akan diberikan pasokan susu sekolah di masa mendatang,” ungkap Helina, dikutip dari laman detikcom.

Menurutnya, produk ‘Susu Sekolah’ memiliki jalur distribusi khusus supaya bisa tepat sasaran. Oleh karena itu, segala bentuk penyimpangan, termasuk jika produk tersebut diperjualbelikan secara bebas, tidak bisa ditoleransi.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof Dadan Hindayana, menyebut pihaknya baru menerima laporan terkait temuan tersebut. Hingga kini, BGN masih belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.