Ringkasan:
-
Pluto kehilangan status planetnya pada tahun 2006, Amerika tidak ditemukan oleh Columbus, dan musim tidak disebabkan oleh jarak matahari.
-
Ajaran tradisional seperti piramida makanan, peta lidah, dan ingatan ikan mas dibantah dengan bukti ilmiah.
-
Neanderthal cerdas, Tembok Besar tidak bisa dilihat dari luar angkasa, dan ada lima, bukan empat, lautan.
Apakah mungkin untuk mengingat bagaimana, di dalam kelas, Anda menyerap fakta seperti spons? Ternyata Anda tidak selalu benar mengenai guru Anda. Ilmu pengetahuan berkembang, sejarah direvisi, dan Injil kemarin diubah menjadi mitos masa depan. Hal-hal yang diajarkan jutaan orang Amerika di sekolah namun kini tidak benar lagi mencakup status planet Pluto, penemuan Amerika oleh Columbus, dan masih banyak lagi.
Pluto Bukan Planet

Pada tahun 2006, Persatuan Astronomi Internasional secara resmi mencabut status planet Pluto dan memberinya status planet kerdil. Para pelajar Amerika bergenerasi-generasi melafalkan sembilan planet tanpa mengetahui apa pun. Pluto yang malang belum benar-benar memperkirakan hal itu akan terjadi.
Columbus Salah

Menerima Columbus sebagai penemu Amerika adalah omong kosong musim panas. Penduduk asli Amerika adalah penduduk negeri ini yang telah tinggal di sana selama ribuan tahun sebelum kedatangannya. Para sejarawan juga membuktikan bahwa Columbus sudah menyadari sifat bumi yang bulat bahkan sebelum ia membawa kapalnya melintasi Atlantik.
Musim Bukanlah Jarak

Di sebagian besar sekolah, diajarkan bahwa musim di bumi disebabkan oleh jarak matahari. NASA menjawabnya dengan menyatakan bahwa hal ini sama sekali tidak benar. Faktanya, semua musim disebabkan oleh kemiringan sumbu bumi akibat rotasi tahunan mengelilingi matahari.
Piramida Makanan Gagal

Piramida makanan tradisional telah mengajarkan konsumsi karbohidrat secara intensif selama beberapa dekade di seluruh ruang kelas di Amerika. Pada tahun 2011, USDA mempensiunkannya dan menggantinya dengan model piring seimbang yang lebih fokus pada sayuran, protein, buah-buahan, dan biji-bijian.
Peta Lidah Palsu

Peta lidah yang terkenal dengan berbagai wilayah rasa manis, asin, asam, dan pahit? Benar-benar salah. Faktanya, manusia memiliki jumlah pengecap yang berbeda-beda di seluruh lidah, dengan total kapasitas hingga 8.000, mampu membedakan semua jenis rasa pada saat yang bersamaan.
Ikan Mas Ingat Segalanya

Ikan mas yang diajarkan di sekolah memiliki ingatan tiga detik, dan ini menjadikan mereka makhluk pelupa. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa ikan mas mengingat peristiwa selama dua belas hari. Sebaliknya, mereka dinilai terlalu tinggi dan secara tidak adil diremehkan oleh seluruh kelas yang memberikan penghargaan kepada mereka.
Neanderthal Itu Cerdas

Sekolah-sekolah menggambarkan Neanderthal sebagai homo-brutus bodoh dan manusia gua yang baru saja binasa. Penemuan dalam penelitian yang dipublikasikan di Nature menegaskan bahwa Neanderthal melukis gua di Spanyol sekitar 20.000 tahun sebelum kedatangan manusia modern di Eropa.
Tembok Besar Tak Terlihat

Siswa juga diyakinkan oleh gurunya bahwa Tembok Besar Tiongkok dapat dilihat dengan mata telanjang. Hal ini tidak mungkin terjadi, sebagaimana ditegaskan dengan jelas oleh para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional, dengan peralatan optik yang intensif dan kondisi cuaca yang optimal.
Hanya Empat Samudera

Selama beberapa generasi, orang Amerika mempelajari keberadaan empat samudra di dunia di kelas geografi mereka. Pada tahun 2000, para ilmuwan secara resmi mengakui keberadaan Samudera Selatan Antartika sebagai samudra divergen kelima, mendefinisikan ulang buku-buku geografi secara permanen tentang seluruh planet di Bumi.
Bunglon Tidak Cocok

Sekolah-sekolah mengajarkan kita tentang bunglon yang berubah warna agar sesuai dengan lingkungannya. National Geographic menegaskan bahwa sebenarnya mereka tidak memiliki banyak pilihan warna dan malah mengubah warna untuk mengekspresikan suasana hati dan perasaan tubuh mereka, bukan adaptasi mereka terhadap lingkungan.
Dinosaurus berdarah dingin

Dinosaurus di ruang kelas telah diajarkan selama beberapa dekade untuk menjadi reptil berdarah dingin seperti kadal modern. Paleontologi baru-baru ini secara tajam mengemukakan kemungkinan bahwa sebagian besar dinosaurus, pada kenyataannya, adalah hewan aktif bertubuh hangat yang memiliki lebih banyak analogi dengan burung modern dibandingkan dengan kadal purba.
Penyihir Salem Digantung

Pengadilan Penyihir Salem dirinci dalam kelas sejarah saat para korban dibakar di tiang pancang. Sejarah membuktikan bahwa hal ini tidak pernah terjadi di Salem. Mereka yang terlibat hampir seluruhnya digantung, dengan salah satu kelompok digantung sampai mati.





Comments are closed.