Ringkasan:
-
Makan malam menjadi buruk karena penelitian membuktikan lobster, kepiting, dan gurita merasakan sakit. Pemerintah mengambil tindakan, dan industri makanan laut memikirkan ulang.
-
Peneliti Inggris mengonfirmasi bahwa krustasea dan cephalopoda merasakan sakit, sehingga memunculkan undang-undang baru di Inggris dan negara lain.
-
Undang-undang baru di Inggris melindungi lobster, kepiting, dan gurita, dan beralih ke perlakuan yang lebih manusiawi dalam industri makanan.
Makan malam menjadi buruk bagi banyak orang, berkat sains. Aktivis kesejahteraan hewan telah lama menyatakan bahwa lobster, kepiting, dan gurita memang mengalami rasa sakit; para peneliti kini telah membuktikannya benar. Pemerintah sudah mulai mendengarkan, dan industri makanan laut bersiap untuk memikirkan ulang secara serius.
Sains Itu Jelas

Tinjauan terhadap 300 makalah tentang perasaan krustasea dan cephalopoda dilakukan oleh para peneliti di London School of Economics. Mereka menyimpulkan bahwa kemungkinan besar lobster, kepiting, dan gurita benar-benar mengalami rasa sakit dan kesusahan.
Inggris Memimpin

Inggris telah melarang perebusan hidup sebagai teknik membunuh krustasea sebagai bagian dari Strategi Kesejahteraan Hewan pemerintah Inggris, yang dijadwalkan pada bulan Desember 2025, dan akan berlaku sepenuhnya di restoran dan pemasok di seluruh negeri pada tahun 2030.
Titik Balik Tahun 2022

Di sektor makanan dan perhotelan di Inggris, Undang-Undang Sentimen Kesejahteraan Hewan tahun 2022 mengidentifikasi lobster, kepiting, udang karang, dan gurita sebagai makhluk hidup, sehingga menghasilkan undang-undang perlindungan.
Kehidupan Lobster yang Sebenarnya

Lobster berenang di air mendidih selama dua menit, dan kepiting kehilangan anggota tubuhnya. Para peneliti memverifikasi bahwa itu bukan sekedar refleks tetapi perilaku nyeri sebenarnya dari hewan yang bisa kesakitan.
Negara-Negara Lain Telah Melakukannya

Sebelumnya di Inggris, Swiss, Norwegia, Selandia Baru, dan Austria telah melarang atau membatasi perebusan hidup. Swiss membutuhkan krustasea yang cantik sebelum disembelih. Menurut ilmu pengetahuan di balik hukum-hukum ini, krustasea diajari cara menghindari rasa sakit dan mampu mengambil keputusan berdasarkan pembelajaran ini.
Ada Metode yang Manusiawi

Pemingsanan listrik membuat lobster tidak peka dalam waktu yang sangat singkat, yaitu satu detik, dengan menggunakan perangkat seperti CrustaStun. Kepiting mengalami mati suri dalam waktu kurang dari dua puluh menit ketika didinginkan dengan cepat hingga 32 derajat Fahrenheit. Jika dilakukan dengan benar oleh para spesialis, pemisahan tubuh di sepanjang sistem saraf pusat adalah hal yang manusiawi.
Dapat diperdebatkan: Keamanan Pangan

Lobster juga direbus hidup-hidup agar tidak dibunuh dan dibiarkan berkembang biak. Para ilmuwan menegaskan bahwa risiko ini dapat dihilangkan dengan pemingsanan listrik, bukan dengan memasak. Keamanan pangan dapat dipastikan tanpa menimbulkan penderitaan yang tidak semestinya pada hewan di restoran.
Amerika Mengawasi dengan Dekat

AS tidak memiliki undang-undang federal yang melarang merebus krustasea, dan undang-undang negara bagian yang melindungi kesejahteraan hewan umumnya tidak mencakup lobster atau kepiting. Tekanan terhadap AS untuk mengatasi kesejahteraan krustasea meningkat seiring dengan standar Inggris dan Eropa.
Faktor Gurita

Di Inggris, gurita diakui sebagai makhluk hidup karena film dokumenter My Octopus Teacher, yang mengubah persepsi masyarakat. Para peneliti menganggap gurita sebagai invertebrata yang sangat cerdas, dengan kemampuan memecahkan masalah dan emosional yang hebat.
Apa Perubahan Saat Makan Malam?

Orang Amerika yang terbiasa dengan makanan laut, seperti lobster bisque dan kepiting rebus, tidak diminta untuk berhenti mengonsumsinya, namun mempertimbangkan kembali cara menyiapkannya. Perubahan ini berpusat pada penggantian praktik-praktik merugikan dengan praktik-praktik manusiawi yang sudah ada.




Comments are closed.