Thu,21 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Pemerintah kaji stimulus ekonomi melalui penebalan bansos

Pemerintah kaji stimulus ekonomi melalui penebalan bansos

pemerintah-kaji-stimulus-ekonomi-melalui-penebalan-bansos
Pemerintah kaji stimulus ekonomi melalui penebalan bansos
service

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah melalui Kementerian Sosial masih mengkaji kemungkinan penebalan bantuan sosial (bansos) pada 2026 sebagai bagian dari skema stimulus ekonomi di tengah kebijakan efisiensi yang menyiasati ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan di Timur Tengah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pembahasan mengenai stimulus ekonomi, termasuk opsi penebalan bansos, saat ini masih berada pada tahap awal berupa simulasi dan koordinasi lintas kementerian.

“Sudah ada semacam pembahasan ya, belum keputusan. Baru simulasi-simulasi untuk memberikan semacam stimulus ekonomi. Stimulus ekonomi itu macam-macam kebijakannya, salah satunya biasanya itu adalah penebalan atau juga penambahan penerima manfaat Bansos,” kata dia dalam wawancara cegat selepas pertemuan dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin.

Menurut dia, sampai saat ini belum ada keputusan kebijakan dari presiden, yang ada adalah baru skema atau semacam pembahasan-pembahasan tahap awal.

Baca juga: Kemensos siapkan skema penebalan bansos di tengah isu harga BBM

Skema penebalan bansos umumnya digunakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama pada periode tertentu yang memang dinilai dibutuhkan.

Adapun sebagaimana tahun lalu, pemerintah melalui Kementerian Sosial sempat menambah bantuan sosial pada pertengahan tahun, serta memperluas jumlah penerima manfaat pada akhir tahun.

Pada periode tersebut jumlah penerima bantuan sosial berupa bantuan langsung tunai meningkat dari sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat menjadi 35 juta keluarga yang mencakup kelompok desil 1 – 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Jadi itu kalau belajar dari tahun lalu. Nah apakah tahun ini seperti itu kita tunggu kebijakan dari Bapak Presiden,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Terlepas dari itu, dia memastikan bahwa bansos reguler yang menyasar terhadap 18 juta keluarga penerima manfaat tetap berjalan sebagaimana mestinya. Adapun saat ini pemerintah sedang mempersiapkan untuk periode salur triwulan kedua, yang ditargetkan dimulai pekan ketiga April.

Ada dua bentuk bantuan yang disalurkan dalam program bansos reguler ini. Berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) senilai Rp600 ribu per pencairan setiap triwulan dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang besarannya sesuai komponen penerima manfaat, seperti ibu hamil, anak sekolah, dan kelompok rentan lainnya.

“Mudah-mudahan di minggu ketiga sudah bisa mulai salur, Insya Allah mudah-mudahan,” ungkapnya.

Baca juga: Seskab Teddy dan Mensos bahas Sekolah Rakyat hingga akurasi bansos

Baca juga: Kemensos: Bansos reguler triwulan II cair pekan kedua April ini

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.