Thu,23 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Marleve Mainaky: Kekompakan jadi kunci kans Indonesia di Piala Thomas

Marleve Mainaky: Kekompakan jadi kunci kans Indonesia di Piala Thomas

marleve-mainaky:-kekompakan-jadi-kunci-kans-indonesia-di-piala-thomas
Marleve Mainaky: Kekompakan jadi kunci kans Indonesia di Piala Thomas
service

Jakarta (ANTARA) – Mantan pelatih bulu tangkis Indonesia Marleve Mainaky mengungkapkan peluang tim beregu putra Indonesia pada Piala Thomas 2026 sangat ditentukan oleh kekompakan tim, bukan semata kekuatan individu.

Menurut Marleve, secara realistis Indonesia memiliki peluang untuk menembus semifinal, namun faktor kebersamaan dan suasana tim akan menjadi pembeda dalam upaya melangkah lebih jauh.

“Secara realitas kita harus siap minimal bisa ke semifinal. Setelah itu biasanya di beregu, faktor kekompakan sangat menentukan,” ujar Marleve kepada pewarta di Jakarta, Rabu.

Peraih gelar Indonesia Open 2001 itu juga menyebut pentingnya peran pelatih dalam membangun atmosfer yang membuat pemain mampu tampil maksimal di lapangan.

“Tinggal bagaimana pelatih dengan pemain bisa membuat suasana yang mendukung supaya mereka bisa tampil maksimal,” kata Marleve yang turut berkontribusi dalam raihan gelar Thomas Cup Indonesia pada 1998, 2000, dan 2002.

Baca juga: Daftar peraih gelar terbanyak di Piala Thomas dan Uber

Marleve mengatakan komposisi tunggal putra Indonesia yang memadukan pemain senior dan junior adalah hal yang wajar dalam dinamika tim beregu.

Ia menyebut kehadiran pemain berpengalaman seperti Jonatan Christie tetap penting, namun regenerasi juga harus mulai diberi ruang, termasuk kepada pemain muda seperti Alwi Farhan.

“Memang harus seperti itu, ada yang senior dan ada yang muda. Pengalaman seperti Jojo penting, tapi saya lihat Alwi sudah bisa diberi kesempatan untuk jadi tunggal utama ke depan,” ujarnya.

Marleve berharap Indonesia bisa membawa pulang gelar juara, meski ia mengingatkan perjalanan di turnamen beregu sering kali ditentukan oleh kondisi di lapangan.

“Kita berharap yang terbaik, tentu juara. Tapi di beregu itu bagaimana mereka bisa sehati, itu yang penting,” katanya.

Ia juga menanggapi kondisi tim Indonesia yang datang ke Piala Thomas tanpa gelar dari rangkaian tur Eropa dan Kejuaraan Asia 2026. Menurut dia, hal tersebut tidak serta merta menutup peluang Indonesia.

Baca juga: PBSI pasang target tim Thomas Indonesia capai babak final

“Pengalaman saya, di beregu itu setiap individu kita sebenarnya kuat. Kebersamaan kita juga bagus, jadi masih ada peluang,” ujar Marleve.

Ia tetap optimistis tim Indonesia mampu bersaing, selama mampu menjaga kondisi mental dan kenyamanan pemain selama turnamen berlangsung.

“Yang penting mereka bisa tampil maksimal dengan kondisi yang nyaman,” katanya.

Pada Piala Thomas 2026, Indonesia menurunkan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie sebagai andalan di sektor tunggal, dengan dukungan pemain muda seperti Alwi Farhan dan Mohammad Zaki Ubaidillah.

Sementara di sektor ganda, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi tumpuan utama. Indonesia juga memiliki opsi tambahan dari pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani serta duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Indonesia akan menghadapi jadwal yang menuntut konsistensi sejak fase grup. Tim Merah Putih dijadwalkan melawan Aljazair pada 24 April, kemudian menghadapi Thailand pada 26 April, sebelum menutup fase grup melawan Prancis pada 28 April.

Baca juga: PBSI panggil pemain muda untuk perkuat skuad Thomas & Uber Cup

Baca juga: Indonesia hadapi Prancis dan Thailand di fase grup Piala Thomas 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.