Jakarta –
Bunda mungkin terbiasa melihat orang rajin sebagai sosok paling pintar dan produktif. Sementara itu, mereka yang tampak santai sering kali dianggap tidak memiliki ambisi atau kemampuan istimewa.
Pandangan tersebut ternyata tidak selalu benar. Hal ini karena kecerdasan seseorang tidak melulu terlihat dari seberapa sibuk mereka menjalani aktivitas setiap hari.
Menariknya, sejumlah penelitian menemukan bahwa orang dengan Intelligence Quotient (IQ) tinggi justru cenderung lebih pasif dalam situasi tertentu. Kebiasaan ini kerap disalahartikan sebagai sifat malas, padahal ada pola pikir berbeda di baliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari laman CNBC Make It, sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Health Psychology menemukan adanya perbedaan menarik terkait tingkat aktivitas dan kecerdasan seseorang.
Dalam temuan ini, terdapat ciri orang dengan IQ tinggi, tetapi terlihat malas dalam kesehariannya. Berikut penjelasannya:
1. Mereka sulit merasa bosan
Dalam penelitian yang sama, para peneliti menggunakan kuesioner untuk melihat ‘kebutuhan akan kognisi’. Sebanyak 60 peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu pemikir dan bukan pemikir, berdasarkan jawaban survei mereka.
Setelah itu, semua peserta diminta untuk menggunakan pelacak aktivitas selama tujuh hari. Penelitian bisa melihat kebiasaan harian mereka secara lebih jelas.
Hasilnya menunjukkan bahwa orang dengan IQ tinggi cenderung lebih sulit merasa bosan. Oleh karena itu, mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk berpikir dan cenderung kurang aktif secara fisik.
Sementara itu, kelompok yang lebih aktif justru lebih cepat merasa bosan saat harus duduk diam dan tidak melakukan apa-apa. Mereka cenderung memilih kegiatan yang membuat tubuh bergerak, seperti olahraga atau aktivitas fisik lainnya, Bunda.
2. Lebih suka berpikir
Rata-rata orang yang kurang aktif secara fisik justru cenderung memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang lebih aktif.
Para peneliti kemudian menjelaskan kondisi ini dengan istilah yang lebih ilmiah, yaitu kebutuhan akan kognisi.
Istilah tersebut untuk menggambarkan cara berpikir seseorang yang lebih banyak mengandalkan proses mental dibandingkan aktivitas fisik.
Orang dengan kecenderungan ini lebih suka berpikir dan mencari penjelasan yang terstruktur dalam melihat berbagai hal. Mereka juga cenderung menikmati kegiatan yang menantang pikiran seperti memecahkan teka-teki atau berdebat.
Dilansir dari laman The Independent, para peneliti menilai bahwa salah satu kekurangan dari orang yang lebih cerdas namun terlihat kurang aktif adalah dampak dari gaya hidup yang minim gerak.
Hal tersebut bisa berpengaruh pada kesehatan mereka jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Peneliti menyarankan agar siapa pun, termasuk yang kurang aktif, tetap berusaha menjaga keseimbangan aktivitas keseharian.
Tujuannya agar kondisi tubuh tetap sehat meskipun lebih banyak menggunakan kemampuan berpikir, Bunda.
Benarkah orang malas lebih pintar dan sukses?
Menariknya, apa yang disebut kebanyakan orang malas sebenarnya bukan benar-benar malas, melainkan cara seseorang bekerja atau berpikir dengan lebih efisien. Jadi, tidak selalu berarti mereka tidak ingin berusaha.
Seorang tokoh bisnis sekaligus penulis asal Amerika Serikat, Bill Gates, mengatakan bahwa ia cenderung memilih orang yang terlihat malas untuk mengerjakan tugas yang sulit.
Hal ini karena menurutnya mereka akan mencari cara yang lebih mudah dan efisien untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
“Saya selalu memilih orang yang malas untuk melakukan pekerjaan yang sulit, karena orang yang malas akan menemukan cara mudah untuk melakukannya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, banyak orang yang suka berpikir kritis biasanya tidak suka melakukan hal yang sia-sia, Bunda. Mereka lebih memilih cara kerja yang efisien dan langsung pada tujuan.
Karena itulah, orang yang terlihat ‘malas’ justru bisa saja punya cara berpikir yang lebih strategis, Bunda. Mereka bisa menemukan cara cepat, menghemat waktu, dan memberi ide-ide baru yang bermanfaat.
Nah, itulah penjelasan terkait ciri kepribadian orang malas dengan IQ tinggi. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)





Comments are closed.