Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. KAI Group Mulai Transformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Stasiun Gambir

KAI Group Mulai Transformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Stasiun Gambir

kai-group-mulai-transformasi-pengelolaan-sampah-terintegrasi-di-stasiun-gambir
KAI Group Mulai Transformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Stasiun Gambir
service

22 Mei 2026 15.12 WIB • 2 menit

KAI Group Mulai Transformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi di Stasiun Gambir


KAI Group resmi memulai program Waste Management Terintegrasi di Hall Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis (21/5). Program ini menjadi langkah awal transformasi pengelolaan sampah berbasis circular economy di lingkungan operasional perkeretaapian guna mendukung transportasi publik yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Peluncuran program tersebut dihadiri Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI I Gede Darmayusa, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Faisal Malik, jajaran Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, mitra pengelola lingkungan, hingga manajemen KAI Services.

KAI Group Mulai Pilot Project Pengelolaan Sampah di Stasiun Gambir

Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI I Gede Darmayusa mengatakan peningkatan jumlah pelanggan kereta api turut membawa tantangan baru dalam pengelolaan sampah di kawasan stasiun dan operasional perjalanan.

“Mobilitas pelanggan kereta api terus meningkat setiap harinya. Di balik pertumbuhan tersebut, terdapat tantangan besar yang harus dikelola bersama, termasuk pengelolaan sampah di area pelayanan publik. Karena itu, KAI Group memandang pengelolaan sampah harus dilakukan secara lebih terintegrasi, mulai dari pemilahan, pengangkutan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali agar memberikan dampak lingkungan yang lebih baik,” ujar I Gede.

Ia menambahkan bahwa penguatan sistem pengelolaan sampah menjadi bagian penting dari transformasi transportasi publik yang ramah lingkungan.

Stasiun Gambir dipilih sebagai lokasi pilot project karena menjadi salah satu simpul transportasi dengan tingkat mobilitas penumpang yang tinggi. Aktivitas penumpang, tenant, serta operasional perjalanan kereta api menghasilkan volume sampah yang cukup besar setiap harinya.

Timbulan Sampah KAI Capai 1.854 Ton per Tahun, Sistem Terintegrasi Disiapkan

Saat ini, total timbulan sampah di lingkungan KAI Group mencapai sekitar 1.854 ton per tahun atau lebih dari 4,3 ton per hari. Kondisi tersebut mendorong perlunya sistem pengelolaan yang lebih modern dan terukur agar dapat mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir (TPA).

Melalui program ini, KAI Group bersama KAI Services akan mengembangkan fasilitas TPS3R modern, memperkuat sistem pemilahan sampah, mengolah sampah organik dan anorganik, hingga mengembangkan potensi konversi sampah menjadi energi ramah lingkungan.

Direktur Utama KAI Services Krisna Arianto menyebut transformasi pengelolaan sampah menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan transportasi publik yang memperhatikan aspek keberlanjutan.

“Program Waste Management Terintegrasi ini kami siapkan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan. Kami ingin menciptakan lingkungan stasiun yang lebih bersih dan nyaman sekaligus mendorong terbentuknya budaya peduli lingkungan di kawasan transportasi publik,” ujar Krisna.

Program ini juga didukung teknologi digital untuk memantau tonase sampah, proses pemilahan, pengangkutan, hingga pengolahan secara lebih transparan dan akurat.

KAI Targetkan Transformasi Pengelolaan Sampah Berjalan Hingga 2029

KAI Group menggandeng berbagai pihak dalam implementasinya, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup, hingga mitra pengelola lingkungan seperti Enviro, Kepul.id, dan PT Anak Bangsa Juara.

KAI menargetkan pengembangan program dilakukan secara bertahap sepanjang 2026 hingga 2029 di sejumlah stasiun besar dan wilayah operasional strategis lainnya.

VP Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan transformasi pengelolaan sampah ini menjadi bagian dari komitmen KAI Group dalam menghadirkan transportasi publik yang modern sekaligus berkelanjutan.

“Melalui transformasi ini, KAI Group berharap pengelolaan sampah di kawasan transportasi publik dapat memberikan dampak lingkungan yang lebih positif, mendukung pengurangan emisi karbon, meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat ekosistem transportasi publik Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Anne Purba.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.