Tue,26 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Tips Distribusi Daging Kurban yang Aman dan Sehat

Tips Distribusi Daging Kurban yang Aman dan Sehat

tips-distribusi-daging-kurban-yang-aman-dan-sehat
Tips Distribusi Daging Kurban yang Aman dan Sehat
service

Di hari raya Idul Aadha, keamanan pangan dalam proses distribusi daging kurban menjadi perhatian penting. Penyembelihan hewan kurban di Indonesia masih menggunakan metode tradisional yang berisiko menimbulkan kontaminasi apabila tidak dilakukan dengan sanitasi dan penanganan yang tepat.

Dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga Mustofa Helmi Effendi memaparkan risiko kontaminasi daging kurban dapat terjadi saat proses penyembelihan maupun peletakan daging setelah disembelih. Menurutnya, pemisahan antara daging bersih dan jeroan memerlukan perhatian agar tidak terjadi pencemaran silang. Termasuk memastikan daging kurban tidak diletakkan di tanah dan alas yang memungkinkan kontaminasi.

“Kita harus menyadari bahwa di Indonesia perundang-undangan yang berlaku masih memungkinkan penyembelihan dilakukan di luar rumah potong hewan. Sehingga banyak orang yang tidak mengerti teknik pemotongan, teknik pencacahan, dan teknik pengulitan ikut ambil bagian,” ungkapnya.

Mustofa menilai praktik distribusi daging kurban di masyarakat masih sering belum memenuhi standar distribusi yang aman. Menurutnya, penggunaan wadah seadanya seperti plastik daur ulang serta proses pembagian yang kurang higienis berpotensi dalam meningkatkan kontaminasi.

Ia minta sebaiknya menggunakan wadah yang tidak mengkontaminasi. Slain itu, kata dia, jangan menggunakan plastik hasil daur ulang dan plastik berwarna hitam. Pakailah, lanjut dia, plastik yang food grade, yang kontaminannya sangat sedikit.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penyimpanan daging kurban yang tepat. Menurutnya, daging harus dipotong menjadi bagian-bagian kecil sebelum dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau freezer. Tindakan ini dilakukan untuk meminimalisir penurunan kualitas daging kurban.

Lebih lanjut, Mustofa menekankan standar keamanan pangan di Indonesia harus mengacu pada prinsip ASUH, yakni aman, sehat, utuh, dan halal. Konsep kehalalan menjadi prioritas utama khususnya dalam proses penyembelihan hewan kurban.

Jadi, ucap dia, kalau kita bicara soal keamanan pangan, kita harus paham betul bahwa di Indonesia keamanan pangan itu dikaitkan dengan daging dengan istilah aman, sehat, utuh, halal. “Di sini, yang utama itu adalah kehalalan dulu. Jangan bicara keamanan pangan dulu, karena kita berkaitan dengan hewan-hewan,” ujarnya.

Mustofa menambahkan perlu adanya pendampingan dokter hewan dalam proses antemortem maupun postmortem guna memastikan daging aman dikonsumsi. Selain itu, masyarakat memerlukan edukasi terkait pemahaman prinsip ASUH agar daging kurban tidak hanya memenuhi aspek ibadah dan sosial, tetapi juga yang menghasilkan produk halal yang aman dan berkualitas.

“Jika konsep ini sudah menjadi bagian dari proses penyelenggaraan ibadah hewan kurban, maka insya Allah daging yang dihasilkan adalah daging yang aman, sehat, utuh, dan halal,” katanya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.