Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Nano Podcast Beri Tips untuk Content Creator Baru, Ini Katanya

Nano Podcast Beri Tips untuk Content Creator Baru, Ini Katanya

nano-podcast-beri-tips-untuk-content-creator-baru,-ini-katanya
Nano Podcast Beri Tips untuk Content Creator Baru, Ini Katanya
service

Nano Podcast Beri Tips untuk Content Creator Baru, Ini Katanya

images info

Nano Podcast Beri Tips untuk Content Creator Baru, Ini Katanya


Di tengah maraknya podcast atau siaran dengan berbagai format, Nano Podcast hadir sebagai anomali yang menyegarkan. Bukan sekadar saluran audio biasa, siniar satu ini telah berhasil mencuri perhatian pendengar dengan gayanya yang khas: jujur, lugas, dan jauh dari kesan formalitas.

Dipandu oleh sejoli Ems dan Hums, Nano Podcast dikemas nano alias kecil. Keduanya hanya menampilkan konten berdurasi semenit yang tentu berbeda daripada siniar dewasa ini yang dihadirkan berjam-jam dengan menyajikan topik segudang.

Namun, kecil tidak masalah menurut Ems dan Hums. Karena terpenting adalah bahasan yang diangkat tetap relevan dan nantinya bisa dijadikan diskusi oleh pendengar mereka.

Pendek tapi Ngena

“Kita pendek tapi ngena karena base-nya kita enggak lucu, enggak ngelawak,” ucap Ems kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Kecil tapi dinilai tidak masalah bagi Ems dan Hums. Karena terpenting ialah kemasan dan konsistensi mereka memproduksi konten siniarnya.

“Kita berusaha ini karena pendek, jadi bisa lebih konsisten. Lebih sustain setiap hari jadi bisa ngonten. Enggak kayak nunggu seminggu tapi kontennya panjang. Jadi buat tiap hari. Emang buat sendiri juga sebenarnya. Bite size,” ucapnya.

Cari Referensi

Ems dan Hums terhitung sudah lama memproduksi konten. Keduanya pun memiliki saran bagi para newbie yang ingin menjadi kreator konten tapi masih buntu langkah pertama apa yang mesti diambil.

“Cari referensi, terus eksperimen. Karena menurut aku there’s nothing new under the sun. Everything is a combination,” ungkap Ems.

Sementara itu, bagi Hums dalam memproduksi konten harus berani konsisten. Namun, untuk mendapat konsistensi itu kreator konten harus paham kapasitas diri dalam mengerjakannya.

“Sosial media sekarang it’s a game of a numbers. Jadi kita harus quantity. Buat dapatin quantity dan konsisten adalah dengan mengurangi elemen-elemen yang harus kita kerjakan di bagian produksi. Misalnya kita harus bikin se-beautiful mungkin, kameranya ada tiga atau apa gitu. Don’t chase perfection, tapi consitency. You just have to start,” ungkapnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

Tim Editor arrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.