Mon,17 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Pembentukan Karakter dan Kepribadian Lahir dari Keteladanan dan Pembiasaan

Pembentukan Karakter dan Kepribadian Lahir dari Keteladanan dan Pembiasaan

pembentukan-karakter-dan-kepribadian-lahir-dari-keteladanan-dan-pembiasaan
Pembentukan Karakter dan Kepribadian Lahir dari Keteladanan dan Pembiasaan
service

Kendal, NU Online Jateng

Pengasuh Pondok Pesantren Salaf Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang, KH Nur Machin Chudlori, menegaskan bahwa pondok pesantren merupakan tempat terbaik untuk membentuk karakter dan kepribadian seseorang. Menurutnya, karakter bukan sekadar teori, melainkan sikap dan tindakan yang telah melekat dalam diri.

Hal itu disampaikannya saat memberikan tausiyah pada Haflah Awwalussanah Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Patebon yang digelar di asrama putra pondok pesantren tersebut, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti para santri, asatidz, wali santri, serta masyarakat sekitar, dan diawali dengan prosesi khataman Juz Amma bil hifdzi oleh para santri.

Dalam ceramahnya, Kiai Machin menekankan bahwa keberhasilan pendidikan pesantren tidak terlepas dari keikhlasan para kiai dan ustadz yang mengabdikan diri semata-mata karena Allah swt.

“Para guru yang mengajar dan berjuang ini melakukan satu hal yang sangat mulia demi mengharap rida Allah swt. Mereka terus memikirkan bagaimana caranya agar seluruh santri bisa menjadi pribadi yang baik,” jelasnya.

Menurutnya, pendidikan karakter yang sejati lahir dari proses pembiasaan dan keteladanan yang berlangsung secara terus-menerus di lingkungan pesantren.

Kiai Machin turut mengingatkan para orang tua bahwa memondokkan anak merupakan ikhtiar menghadirkan lingkungan pendidikan yang baik bagi putra-putri mereka. Namun, tanggung jawab orang tua tidak berhenti ketika anak telah berada di pesantren.

“Orang tua wajib mendukung anak yang sedang mencari ilmu di pondok secara lahir dan batin. Tugas orang tua di rumah adalah mendoakan anak dan mencarikan barokah atau ziyadatul khair melalui amal saleh yang pahalanya dikhususkan untuk anak, misalnya dengan memperbanyak sedekah,” pungkasnya.

Selengkapnya klik di sini.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.