Mon,17 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Massa Aksi dan Polisi Terlibat Adu Dorong, Pagar Besi Aparat di Thamrin Roboh

Massa Aksi dan Polisi Terlibat Adu Dorong, Pagar Besi Aparat di Thamrin Roboh

massa-aksi-dan-polisi-terlibat-adu-dorong,-pagar-besi-aparat-di-thamrin-roboh
Massa Aksi dan Polisi Terlibat Adu Dorong, Pagar Besi Aparat di Thamrin Roboh
service

Jakarta, NU Online

Massa aksi belum kunjung sampai ke tempat titik penyampaian pendapat di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Akibatnya, mereka mencoba menerobos pagar besi yang dibuat aparat keamanan di Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada Jumat (12/6/2026).

Memanfaatkan sisi kanan dan kiri, massa aksi mendorong dengan keras sehingga sisi kiri aparat berhasil dijebol. Meski begitu, Polri langsung berupaya memperbaiki barisan.

Melihat kelengahan di sisi kanan, massa aksi akhirnya juga mendorong pagar besi tersebut. Akibat dorongan yang kuat dari Polri dan massa aksi berupaya menghindar, akhirnya dua pagar besi itu terjatuh ke sisi massa aksi.

“Ayo dorong, woy!,” kata massa aksi saling menyemangati satu sama lain.

“Hidup mahasiswa, hidup perempuan yang melawan, hidup buruh, hidup rakyat Indonesia,” sambung para massa aksi.

Akibat saling dorong itu, sejumlah mahasiswa terjatuh dan saling tertimpa oleh tubuh temannya. Sementara itu, sebagian kecil polisi juga terlihat ada yang terkena lemparan botol dari massa aksi di bagian kepala sehingga harus di bawa ke belakang untuk mendapatkan medis.

Di sisi jalan MH Thamrin arah ke Patung Jenderal Sudirman, sejumlah massa aksi juga mengajak para pengemudi untuk ikut berdemonstrasi dengan menyalakan klakson berulang kali.

“Nyalakan klaksonnya. Keraskan,” ajak mahasiswa berpakaian jas kuning dari UI.

Sejumlah pengemudi Ojek Online (Ojol) juga ikut menyemangati para massa aksi. Andi (38) juga mengungkapkan bahwa dirinya harus mengeluarkan kocek yang lebih dalam untuk bensin pertamax setiap harinya.

“Untungnya makin tipis, bang. Saya juga bingung kalau begini terus, di mana nurani pemerintah?” katanya kepada NU Online.

Hingga saat ini, massa aksi masih terus memadati Jalan MH Thamrin. Belum ada penurunan intensitas demonstrasi yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB itu.

Berdasarkan seruan aksi yang diterima NU Online, massa aksi menilai Indonesia memiliki sumber daya yang besar, namun kesejahteraan masyarakat dinilai belum tercapai secara merata. Mereka juga menyoroti masih adanya persoalan kemiskinan bagi masyarakat.

“Indonesia adalah negara yang besar namun entah mengapa perut rakyatnya belum bebas dari rasa lapar,” tulis BEM UI yang diterima NU Online pada Rabu (11/6/2026).

Dalam seruan tersebut, massa aksi juga melihat bahwa kondisi perekonomian nasional sedang menghadapi berbagai tantangan. Mereka menilai, sejumlah kebijakan pemerintah justru belum mampu menjawab persoalan yang ada. 

“Kebijakan fiskal bocor, independensi BI direnggut, tak lupa komunikasi dari pemerintah kepada publik justru jauh dari kata layak,” katanya.

Massa aksi juga menilai pemerintah belum memberikan respons yang memadai terhadap berbagai kritik dan aspirasi masyarakat. 

“Pemerintah justru denial dengan kondisi yang ada dan mendegradasi perjuangan serta kritik yang digaungkan oleh rakyat,” katanya.

“Tak lupa, aparat negara digunakan sebagai alat untuk membungkam mereka yang bersuara,” tambahnya.

Massa aksi juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Tuntutan tersebut, kata mereka, meliputi penghentian pemborosan APBN Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM.

“⁠Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” tulis poin ketiga tuntutan tersebut.

Berikut adalah lima tuntutan BEM UI dalam aksi besok:

  1. ⁠Stop Pemborosan APBN
  2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM
  3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)​​​​​​​
  4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil​​​​​​​
  5. Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.