Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Pameran Menuju/Dari Hadir di Yogyakarta: Membaca Ulang Keseharian Lewat Tubuh, Memori, dan Benda

Pameran Menuju/Dari Hadir di Yogyakarta: Membaca Ulang Keseharian Lewat Tubuh, Memori, dan Benda

pameran-menuju/dari-hadir-di-yogyakarta:-membaca-ulang-keseharian-lewat-tubuh,-memori,-dan-benda
Pameran Menuju/Dari Hadir di Yogyakarta: Membaca Ulang Keseharian Lewat Tubuh, Memori, dan Benda
service

Pameran Menuju/Dari Hadir di Yogyakarta, Membaca Ulang Keseharian Lewat Tubuh, Memori, dan Benda


Jogja sejak lama dikenal sebagai kota tempat banyak seniman belajar, tinggal, berkarya, dan berpameran. Kehadiran kampus seni, galeri, komunitas, ruang alternatif, hingga agenda pameran membuat ekosistem seni di kota ini terus bergerak.

Banyak seniman muda memulai proses kreatifnya di Yogyakarta. Kota ini juga menjadi tempat bertemunya seniman, kurator, kolektor, akademisi, dan publik seni.

Yogyakarta kembali menjadi ruang pertemuan bagi praktik seni rupa kontemporer. EDSU house menghadirkan pameran grup bertajuk Menuju / Dari, yang menampilkan karya terbaru tiga seniman, yakni Ayurika, Mutiara Riswari, dan Rizki Tilarso. 

Pameran ini berlangsung pada 18 Juni hingga 2 Agustus 2026 di EDSU house, Jl. Kaliurang Km 5 No. 72, Sleman, Yogyakarta. Pameran ini dikuratori oleh Mega Nur dan dibuka untuk publik pada Selasa hingga Minggu pukul 10.00–19.00 WIB.

Membaca Arti Menuju / Dari

Pameran Menuju / Dari di EDSU House Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer

info gambar

Pameran Menuju / Dari di EDSU House Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer


Judul Menuju / Dari berangkat dari dua kata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Menuju” bisa dimaknai sebagai arah, tujuan, atau proses bergerak ke sesuatu. Sementara “dari” dapat merujuk pada asal, titik awal, atau hal-hal yang membentuk seseorang.

Dalam pameran ini, gagasan tersebut dibaca melalui karya seni. Ketiga seniman mencoba melihat kembali pengalaman sehari-hari, baik melalui tubuh, ingatan, keluarga, maupun benda-benda yang sering ditemui. Pameran ini tidak hanya bicara tentang perjalanan fisik, tetapi juga tentang proses seseorang mengenali dirinya, lingkungannya, dan hal-hal yang membentuk kehidupannya.

“Pameran ini berangkat dari gagasan mengenai proses perpindahan dan berbagai
lintasan yang membentuk pengalaman sehari-hari,” tulisnya dalam rilis resmi.

Tiga Seniman dengan Pendekatan Berbeda

Pameran Menuju / Dari di EDSU House Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer

info gambar

Pameran Menuju / Dari di EDSU House Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer


Dalam pameran Menuju / Dari, Ayurika, Mutiara Riswari, dan Rizki Tilarso hadir dengan pendekatan yang berbeda. Ayurika menampilkan karya yang berangkat dari tubuh, terutama kaki, sebagai bagian yang menjadi tumpuan saat manusia berdiri, berjalan, dan bergerak. Beberapa karyanya yang tampil antara lain Menuju Dari, Makmum, Sekartaji, Emban, dan Tapak Tumpu. 

Sementara itu, Mutiara Riswari membawa tema ingatan keluarga dan asal-usul. Ia banyak menggunakan arang sebagai medium utama, termasuk dalam karya besar Lenggah berukuran 240 x 200 cm. Ia juga menghadirkan karya Sedulur, yang dibuat menggunakan tanah di atas kertas.

Rizki Tilarso hadir lewat karya-karya berbasis objek. Ia menggunakan benda-benda sehari-hari seperti kursi, pensil, besi berkarat, pagar, pipa, lampu, hingga komponen otomotif dan kelistrikan. Benda-benda tersebut disusun kembali menjadi karya baru yang mengajak pengunjung melihat ulang hal-hal yang akrab di sekitar mereka. Beberapa karya yang ditampilkan antara lain Ujian Sejak Dini, Tegak Walau Ringkih, dan Sejauh Jarak Cahaya Mengikuti.

Dengan tiga pendekatan ini, pameran Menuju / Dari memperlihatkan bagaimana tubuh, ingatan, dan benda keseharian dapat menjadi bahan untuk membaca pengalaman manusia secara lebih dekat.

EDSU house sebagai Ruang Seni

Pameran Menuju / Dari di EDSU House Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer

info gambar

Pameran Menuju / Dari di EDSU House Yogyakarta | Foto: GNFI/Pierre Rainer


EDSU house menjadi penyelenggara pameran ini. Berbasis di kawasan utara Yogyakarta, EDSU house tidak hanya berfungsi sebagai galeri, tetapi juga sebagai ruang untuk pertemuan gagasan. Dalam siaran persnya, EDSU house disebut sebagai ruang yang berfokus pada eksplorasi artistik, kolaborasi lintas disiplin, dan hubungan dengan publik seni yang lebih luas. 

Melalui Menuju / Dari, EDSU house memberi ruang bagi tiga seniman untuk menunjukkan perkembangan terbaru dalam praktik berkarya mereka. Ayurika bergerak melalui tema tubuh dan kaki, Mutiara melalui memori keluarga dengan arang serta tanah, sementara Tilarso melalui benda-benda keseharian.

Pameran ini tidak berusaha menjauhkan seni dari kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, karya-karya dalam Menuju / Dari menunjukkan bahwa hal-hal sederhana di sekitar manusia bisa dibaca kembali melalui seni rupa. Pameran ini dapat dikunjungi di EDSU house, Yogyakarta, hingga 2 Agustus 2026.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.