Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Kasus Penembakan di Robatal Sampang Masih Nihil, Polisi Terus Buru Pelaku yang Masuk Daftar Pencarian Orang

Kasus Penembakan di Robatal Sampang Masih Nihil, Polisi Terus Buru Pelaku yang Masuk Daftar Pencarian Orang

kasus-penembakan-di-robatal-sampang-masih-nihil,-polisi-terus-buru-pelaku-yang-masuk-daftar-pencarian-orang
Kasus Penembakan di Robatal Sampang Masih Nihil, Polisi Terus Buru Pelaku yang Masuk Daftar Pencarian Orang
service

Sampang (beritajatim.com) – Kasus penembakan yang diduga dilakukan oleh GF (35), warga Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, terhadap Ahmad Yulianto hingga kini masih belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Terduga pelaku masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), sementara aparat kepolisian terus melakukan upaya pengejaran.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, sebelumnya menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerbitkan DPO terhadap GF serta berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk mengantisipasi kemungkinan pelaku melarikan diri ke luar negeri.

Hingga saat ini proses pencarian terhadap terduga pelaku masih terus dilakukan.

“Polisi juga terus mendalami seluruh informasi yang berkembang di masyarakat guna mendukung proses penyelidikan,” ujarnya, Sabtu (28/6/2026).

Di tengah proses pengejaran tersebut, sejumlah informasi dari warga terus bermunculan terkait latar belakang terduga pelaku.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku bahwa aktivitas GF yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika telah lama menjadi pembicaraan di lingkungan sekitar.

Meski demikian, informasi tersebut masih sebatas keterangan dari warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Polisi pun masih melakukan pendalaman terhadap seluruh informasi yang diterima.

Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya menuntaskan kasus penembakan, tetapi juga mengusut apabila ditemukan dugaan tindak pidana lain yang berkaitan dengan terduga pelaku.

“Kalau memang nantinya terbukti ada kaitannya dengan narkoba, tentu kami berharap diproses sesuai hukum yang berlaku. Yang terpenting sekarang, pelaku penembakan segera ditangkap agar kasus ini bisa segera terungkap,” ujar warga.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, peristiwa dugaan penganiayaan menggunakan senjata api itu terjadi pada Sabtu (6/6/2026). Korban bernama Ahmad Yulianto (34), warga Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang.

Sementara pelaku berinisial GF (35) alamat Kecamatan yang sama.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka pada bagian tumit kaki kiri yang diduga terkena tembakan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Sampang untuk mengungkap motif serta menangkap pelaku yang terlibat.[sar/ted]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.