Fri,21 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Istana: Prabowo ajak akademisi kerja sama selesaikan persoalan bangsa

Istana: Prabowo ajak akademisi kerja sama selesaikan persoalan bangsa

istana:-prabowo-ajak-akademisi-kerja-sama-selesaikan-persoalan-bangsa
Istana: Prabowo ajak akademisi kerja sama selesaikan persoalan bangsa
service

Individu-individu yang memiliki keahlian di bidangnya masing-masing, mari bekerja sama untuk saling mengeluarkan kemampuan terbaiknya di bidangnya masing-masing, tetapi dalam satu rangka kebangsaan

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mengajak sivitas akademika, termasuk dekan, guru besar, dan rektor, untuk bersama-sama berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa melalui keahlian yang dimiliki di bidang masing-masing.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, seusai menghadiri penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta pada Minggu, mengatakan Presiden memandang para dekan, guru besar, dan rektor sebagai individu-individu terbaik yang dimiliki bangsa karena kapasitas keilmuan dan keahliannya.

“Bagi Bapak Presiden para dekan, guru besar, rektor itu adalah pribadi-pribadi yang terpintar yang dimiliki oleh sebuah bangsa, dan dari situlah tentu beliau berpandangan bahwa dalam rangka menyelesaikan seluruh masalah bangsa kita yang sekarang kita hadapi, beliau ingin mengajak seluruh sivitas akademika untuk mari bersama-sama,” kata Prasetyo.

Baca juga: Prabowo: Kunci negara sukses berani akui kesulitan dan cari solusi

Dia menjelaskan, pada saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan tersebut, Jumat (26/6), Presiden Prabowo telah menyampaikan keinginannya agar para akademisi dari berbagai disiplin ilmu dapat bekerja sama dan mengerahkan kemampuan terbaiknya sesuai bidang masing-masing dalam satu kerangka kebangsaan.

“Individu-individu yang memiliki keahlian di bidangnya masing-masing, mari bekerja sama untuk saling mengeluarkan kemampuan terbaiknya di bidangnya masing-masing, tetapi dalam satu rangka kebangsaan,” kata Prasetyo.

Terkait kehadiran Presiden Prabowo pada penutupan kegiatan tersebut, Prasetyo mengatakan hal tersebut merupakan permohonan dari panitia penyelenggara.

“Ada permohonan kalau Bapak Presiden waktunya luang, dari panitia menyampaikan apakah berkenan untuk menutup acara konvensi kali ini dan mungkin sekaligus kembali memberikan arahan-arahan dan pandangan-pandangan. Tadi banyak ilmu baru dari Pak Presiden yang diajarkan kepada kita semua,” ucapnya.

Sebelumnya, pada pembukaan sarasehan kebangsaan, Prabowo menggugah semangat seluruh sivitas akademika yang hadir untuk mengarahkan pikiran, temuan, dan inovasinya untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Prabowo ingin sering bertemu rektor bahas masukan majukan Indonesia

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” kata Presiden Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo menyatakan dirinya pun selalu melibatkan para ahli dalam menjalankan pemerintahan, termasuk di posisi-posisi yang strategis.

“Saya dari awal sadar peran penting para ilmuwan, para guru besar, dan karena itu, kalau saudara simak, hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian menjelaskan kebijakannya itu sejalan dengan ilmu kepemimpinan yang dirinya anut, yaitu seorang pemimpin, yang diibaratkan sebagai nakhoda, harus dibantu oleh awak yang handal agar kapal yang dikemudikan dapat berlayar sampai tujuan dengan selamat.

“Sama di semua bidang. It is not the technology, it is not the equipment. It is the man and the woman behind the equipment. Ini yang kita sadari, percuma kita punya pesawat yang paling canggih kalau pilotnya tidak handal,” ujar Presiden.

Baca juga: Presiden ingatkan perguruan tinggi adalah tempat adu gagasan

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.