Apakah lebah dan tawon berbeda? Mengutip Paleontological Research Institution, awalnya mereka memiliki leluhur yang sama, namun berpisah sejak 120 juta tahun silam. Lebah hingga kini masih setia mencari madu bunga, sementara tawon tetap sebagai serangga pemburu sebagaimana leluhurnya yang karnivora. Paling mudah membedakan tawon dan lebah dengan cara melihat fikik keduanya. Lebah penampakannya agak bulat dan berbulu sedangkan tawon langsing dan tidak berbulu. John Capinera (2008), mewakili tim dari Universitas Florida, Amerika, dalam Encyclopedia of Entomology, menjelaskan bahwa lebah tidak seperti serangga herbivora. Ia hanya makan serbuk sari. Perubahan pola makan yang terjadi pada leluhur lebah itu diikuti evolusi rambut tubuh, juga kaki belakang atau permukaan perut ventral yang membawa serbuk sari dalam jumlah besar. Nasib lebah lebih baik dibandingkan tawon. Ketika ada lebah terperangkap maka ia dibiarkan terbang, sementara ketika kejadian yang sama terjadi pada tawon, ia akan diburu. Padahal, keduanya sama-sama penting bagi ekosistem alam. Berdasarkan survei di 46 negara, tawon mendapatkan pandangan negatif meski memiliki manfaat ekologis di Bumi. Tawon diposisikan lebih bawah dibandingkan lalat. Sementara posisi lebah, mendapat tingkat emosi tertinggi mengalahkan kupu-kupu. Hal lain adalah perbedaan bentuk tubuh lebah dan tawon berkaitan dengan kebiasaan makan mereka. Jenis tawon jaket kuning dengan bentuk aerodinmis dan pingging berisi, sangat sesuai menangkap serangga atau terbang cepat mengambil makanan dari koloni yang lain. Sementara lebah madu tidak perlu memiliki kemampuan terbang tinggi. Hal paling dibutuhkan adalah terbang dari satu bunga ke bunga lain. Bentuk perutnya yang bulat dan berambut sangat sesuai dengan karakter bunga yang disinggahi karena membantu penyerbukan. Lebah…This article was originally published on Mongabay
Lebah dan Tawon Pernah Memiliki Garis Keturunan yang Sama
Lebah dan Tawon Pernah Memiliki Garis Keturunan yang Sama





Comments are closed.