Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat konektivitas dengan India melalui pengembangan pelabuhan strategis di Sabang, Aceh serta Kepulauan Andaman dan Nicobar, India guna mendorong hubungan ekonomi sekaligus mempererat hubungan antarkedua negara.
Dalam pernyataan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, Presiden Prabowo menyampaikan kedua pelabuhan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung strategis antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nicobar sehingga akan meningkatkan konektivitas kawasan.
“Saya menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nicobar dan juga pengembangan dan pembangunan pelabuhan Sabang di Aceh sebagai penghubung strategis antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nicobar di India,” kata Prabowo.
Ia menilai peningkatan konektivitas tidak hanya akan memperlancar arus perdagangan dan investasi, tetapi juga mempererat hubungan masyarakat kedua negara melalui mobilitas yang semakin baik.
Selain kerja sama di bidang konektivitas, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan India memandang kerja sama ekonomi sebagai salah satu pilar utama dalam hubungan bilateral.
Oleh karena itu, kedua negara berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi di berbagai sektor strategis yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.
Presiden mengharapkan pengembangan konektivitas maritim melalui Pelabuhan Sabang serta Kepulauan Andaman dan Nicobar dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan India di kawasan Indo-Pasifik.
“Kedua negara memandang kerjasama ekonomi sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral,” ujar Prabowo.
Baca juga: Indonesia-India sepakat suarakan Global South di forum dunia
Baca juga: Prabowo sebut sinergi demokrasi RI dan India bawa kebaikan kawasan
Baca juga: Prabowo dan Modi saksikan penandatanganan 16 kerja sama Indonesia-India
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.