Arina.id – Spanyol memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Portugal 1-0 dalam laga 16 besar yang berlangsung ketat di Dallas Stadium, Senin (7/7) dini hari WIB. Gol semata wayang Mikel Merino pada masa injury time menjadi pembeda sekaligus mengakhiri perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia.
Merino, yang baru enam menit masuk sebagai pemain pengganti, memecah kebuntuan pada menit ke-91. Gelandang Spanyol itu sukses menaklukkan Diogo Costa setelah memanfaatkan situasi bola mati, menghadirkan kemenangan dramatis bagi juara Eropa tersebut.
Gol tersebut menjadi jawaban atas kebuntuan yang dialami Spanyol sepanjang pertandingan. Meski lebih banyak menguasai permainan, La Roja berkali-kali dibuat frustrasi oleh pertahanan Portugal yang tampil disiplin dan sulit ditembus.
Kekalahan itu sekaligus menjadi penutup perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia. Penyerang berusia 41 tahun tersebut meninggalkan lapangan dengan wajah kecewa, namun tetap mendapat tepuk tangan dari puluhan ribu penonton yang memenuhi Dallas Stadium. Sehari sebelumnya, Ronaldo telah memastikan bahwa Piala Dunia 2026 merupakan turnamen terakhirnya bersama tim nasional Portugal.
Di babak perempat final, Spanyol akan menghadapi pemenang laga antara tuan rumah Amerika Serikat dan Belgia.
Duel Terbuka Sejak Awal
Laga sesama raksasa Semenanjung Iberia di Dallas sebanarnya menghadirkan pertunjukan saling menyerang. Spanyol lebih dulu mengancam melalui tembakan jarak jauh Mikel Oyarzabal yang masih mampu diamankan Diogo Costa. Portugal membalas lewat Joao Cancelo, tetapi sepakan kerasnya melambung di atas mistar.
Spanyol hampir membuka keunggulan pada menit kedelapan. Dani Olmo melepaskan umpan terobosan yang membelah lini tengah Portugal dan diterima Oyarzabal. Namun, penyelesaian akhirnya melebar tipis di sisi kiri gawang Costa.
Portugal juga memperoleh peluang emas. Bruno Fernandes merebut bola dari Pedri sebelum memberikan umpan kepada Ronaldo. Namun, sepakan sang kapten dengan mudah diamankan kiper Unai Simon.
Di sisi lain, Diogo Costa tampil gemilang menjaga gawang Portugal. Ia menggagalkan peluang Lamine Yamal sebelum melakukan penyelamatan luar biasa dengan ujung jarinya untuk menepis tendangan lanjutan Alex Baena.
Portugal Sempat Mengancam
Menjelang turun minum, Portugal justru tampil lebih berbahaya. Unai Simon menggagalkan sundulan Joao Felix, lalu kembali menepis tendangan voli Ronaldo. Peluang terbaik Portugal datang melalui Nuno Mendes, tetapi bola yang sempat berubah arah akibat sundulan Pedro Porro hanya membentur mistar gawang.
Memasuki babak kedua, Portugal lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Spanyol semakin mendominasi penguasaan bola melalui Rodri dan Pedri, meski penyelesaian akhir mereka terus menemui jalan buntu.
Lamine Yamal hampir mencetak gol lewat tendangan bebas, tetapi kembali digagalkan Diogo Costa. Sementara itu, peluang Bruno Fernandes di sisi lain hanya mengenai jaring samping gawang.
Pergantian yang Menentukan
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, pelatih Luis de la Fuente memasukkan Mikel Merino menggantikan Dani Olmo lima menit sebelum waktu normal berakhir. Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Merino mengambil tendangan bebas dengan cepat yang kemudian diteruskan Ferran Torres ke jalur larinya. Tanpa membuang kesempatan, gelandang Arsenal itu melepaskan penyelesaian mendatar ke sudut bawah gawang yang tak mampu dijangkau Diogo Costa.
Portugal nyaris memaksakan babak tambahan pada menit ke-97. Bernardo Silva menyambut umpan silang dengan sundulan yang berhasil mengungguli Rodri, tetapi bola melayang tipis di atas mistar.
Peluit panjang memastikan kemenangan 1-0 bagi Spanyol. La Roja pun melaju ke perempat final dan menjaga asa meraih gelar juara dunia, sementara Portugal harus mengakhiri turnamen dengan pahit, sekaligus menutup lembar terakhir perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia.





Comments are closed.