Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri sebagai Jampidsus Kejaksaan Agung

Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri sebagai Jampidsus Kejaksaan Agung

febrie-adriansyah-mengundurkan-diri-sebagai-jampidsus-kejaksaan-agung
Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri sebagai Jampidsus Kejaksaan Agung
service

Jakarta (beritajatim.com) – Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin telah menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS).

“Keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum, seiring adanya proses hukum yang sedang ditangani oleh penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Anang Supriatna, Sabtu (11/7/2026) dini hari.

Dia menegaskan, Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku.

Kejaksaan Agung juga mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.

Kronologi Kasus yang Menjerat Febrie Adriansyah

Penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri terus berkembang.

Nama Febrie Adriansyah menjadi perhatian publik setelah rumah pribadinya di Sentul City digeledah dan sejumlah aset bernilai ratusan miliar rupiah disita penyidik.

Berikut kronologi lengkap perkembangan perkara berdasarkan informasi yang disampaikan aparat penegak hukum hingga 10 Juli 2026.

8 Juli 2026: Cafe de’Clan Signature Digeledah

Penyidikan bermula ketika tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggeledah Cafe de’Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2026.

Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan dugaan: Korupsi, Suap,Gratifikasi danTindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Perkara tersebut disebut berkaitan dengan sejumlah kasus, termasuk dugaan korupsi pengadaan batu bara PLTU, PT Asabri, dan Krakatau Steel.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sebuah brankas besar, uang tunai dalam berbagai mata uang yang disebut bernilai mendekati Rp60 miliar, serta sejumlah dokumen yang kemudian disita sebagai barang bukti.

Penyidikan Berkembang ke Belasan Lokasi

Setelah penggeledahan di Cafe de’Clan Signature, penyidik memperluas penyidikan dengan melakukan penggeledahan di belasan lokasi lainnya.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian publik adalah sebuah rumah di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor.

9 Juli 2026: Rumah Pribadi di Sentul Digeledah

Pada 9 Juli 2026, tim Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya menggeledah rumah di Sentul yang kemudian diakui oleh Febrie Adriansyah sebagai rumah pribadinya.

Dalam penggeledahan tersebut, kepolisian menyatakan menyita sejumlah barang, antara lain:

Sekitar 74 kilogram emas batangan.

Uang tunai dalam rupiah dan mata uang asing.

Sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi dan TPPU.

Menurut keterangan kepolisian, nilai keseluruhan barang sitaan diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.

Rumah Dinas Dijaga Personel TNI

Pada malam setelah penggeledahan Cafe de’Clan Signature, rumah dinas Febrie Adriansyah di kawasan Kramat Pela, Jakarta Selatan, terlihat dijaga sejumlah personel TNI.

Markas Besar TNI menjelaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan prosedur pengamanan yang berlaku dan tidak berkaitan langsung dengan proses penyidikan yang dilakukan Polri.

10 Juli 2026: Febrie Berikan Klarifikasi

Sehari setelah penggeledahan rumah di Sentul, Febrie Adriansyah memberikan klarifikasi dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung.

Dalam keterangannya, Febrie menyampaikan beberapa poin, di antaranya:

Mengakui rumah di Sentul merupakan rumah pribadinya.

Membantah memiliki hubungan bisnis dengan Cafe de’Clan Signature.

Menyatakan seluruh barang yang ditemukan penyidik memiliki pemilik dan menurutnya dapat dipertanggungjawabkan.

Meminta masyarakat menunggu hasil penyidikan dan tidak mengambil kesimpulan sebelum proses hukum selesai.

Status Hukum Hingga 10 Juli 2026

Berdasarkan informasi yang tersedia hingga 10 Juli 2026, perkara tersebut masih berada pada tahap penyidikan.

Polri menyatakan penggeledahan dan penyitaan merupakan bagian dari proses pembuktian dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU.

Sampai saat ini belum terdapat putusan pengadilan yang menyatakan Febrie Adriansyah bersalah atas dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.

Febrie juga telah menyampaikan bantahan atas dugaan keterkaitannya dengan bisnis Cafe de’Clan Signature dan menegaskan bahwa seluruh tuduhan harus dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku. (hen/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.