Tangkapan video viral memperlihatkan seekor tapir tampak kebingungan di Jalan Lintas Sumatera, pada Kamis sore (2/7/26). Beberapa jam lagi, malam tiba. Waktu bagi tapir ini mencari makan karena sifatnya nokturnal/aktif malam hari. Beberapa orang terlihat mengelilinginya. Mereka berusaha menghalau satwa liar dilindungi itu ke pinggir. Jalan Lintas Sumatera di wilayah Register 45, Mesuji, Lampung, sore itu ramai kendaraan lalu lalang. Sejurus kemudian tapir menepi dan berlari mencoba menemukan jalan pulang. Di ujung video sepanjang 42 detik itu, terekam seorang pria bertelanjang dada berlari ke arah tapir yang malang sambil membawa tombak. Aparat keamanan yang mendapat laporan segera menuju lokasi. Tapi polisi mendapati tapir yang melintasi kawasan permukiman warga itu telah mati. Kepalanya dipenggal, dagingnya dibagikan ke sejumlah warga, ada yang dimasak rica-rica. Polisi menangkap empat dari enam tersangka. Dua orang masih buron. Sontak peristiwa itu mengundang keprihatinan banyak pihak. Di antaranya dari Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI). Budi Setiadi Daryono, Ketua KOBI. Mengutuk keras dan menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa pembunuhan tapir (Tapirus indicus) yang terjadi di wilayah Lampung. “Tapirus indicus merupakan satu-satunya spesies tapir di Asia yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. Pembunuhan tapir adalah pelanggaran hukum sekaligus kemunduran upaya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia. Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,” tegas Budi, yang juga Dekan Fakultas Biologi UGM itu, Rabu (8/7/26). Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan dan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, menyatakan keprihatinan mendalam. Hilangnya satu individu tapir merupakan kerugian besar bagi kekayaan biodiversitas dan keseimbangan ekosistem. “Kementerian Kehutanan…This article was originally published on Mongabay
Kisah Tapir di Mesuji, Muncul di Jalan Lintas Sumatera Berakhir Jadi Rica-rica
Kisah Tapir di Mesuji, Muncul di Jalan Lintas Sumatera Berakhir Jadi Rica-rica





Comments are closed.