Fri,1 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Indonesia Dorong Kerja Sama Global Membangun Ekosistem Haji Dunia

Indonesia Dorong Kerja Sama Global Membangun Ekosistem Haji Dunia

indonesia-dorong-kerja-sama-global-membangun-ekosistem-haji-dunia
Indonesia Dorong Kerja Sama Global Membangun Ekosistem Haji Dunia
service

Jakarta, Arina.id — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menyerukan pentingnya kerja sama global dalam membangun ekosistem haji yang berkelanjutan. 

Menurut dia, Indonesia tidak hanya ingin menjadi penyelenggara haji yang efisien, tetapi juga pemimpin dalam tata kelola haji dunia yang berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan jamaah.

“Kita ingin menjadikan haji bukan hanya sebagai perjalanan suci ke tanah haram, tetapi juga sebagai simbol tata kelola yang baik, kerja sama ekonomi, dan kemitraan internasional yang berkelanjutan,” ujar Gus Irfan, Rabu 08 Oktober 2025 lalu.

Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak dapat dipisahkan dari sinergi antarnegara Muslim, lembaga keuangan, dan pelaku usaha yang terlibat dalam layanan haji. 

“Forum internasional seperti ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor,” kata Gus Irfan dalam 7th International Hajj Fund Forum 2025 JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Setiap tahun, kata Gus Irfan, jamaah haji dan umrah asal Indonesia menghabiskan sekitar Rp60 triliun atau 3,6 miliar dolar AS untuk berbagai kebutuhan selama di tanah suci. 

Potensi ekonomi ini, menurutnya, dapat dikelola lebih baik melalui kerja sama dengan mitra global agar hasilnya tidak hanya menguntungkan penyedia layanan luar negeri, tetapi juga berdampak bagi petani, peternak, dan pelaku industri di tanah air.

“Kami mengundang para mitra internasional untuk bersama menjajaki peluang pasar di Arab Saudi, agar belanja jamaah dapat memberi manfaat ganda bagi jamaah, negara, dan ekonomi umat,” tambahnya.

Selain kerja sama ekonomi, Gus Irfan juga menyoroti pentingnya tata kelola keuangan haji yang akuntabel dan efisien. 

Ia menekankan sinergi antara Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai pengelola dana dan Kementerian Haji dan Umrah sebagai penyedia layanan harus terus diperkuat untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan ekonomi dan kualitas pelayanan.

“Layanan yang baik memang memerlukan biaya yang besar, tapi dengan tata kelola yang bertanggung jawab, setiap rupiah bisa kembali menjadi manfaat bagi jamaah,” ujarnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.