Sat,1 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin Cerahkan ‘Pandangan’ Difabel Netra

Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin Cerahkan ‘Pandangan’ Difabel Netra

pesantren-tunanetra-raudlatul-makfufin-cerahkan-‘pandangan’-difabel-netra
Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin Cerahkan ‘Pandangan’ Difabel Netra
service

Tangerang Selatan, NU Online

Usai shalat Dzuhur berjamaah, suara lantunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema lembut di sudut ruangan. Jemari para siswa bergerak perlahan, meraba ke kiri dan ke kanan, menelusuri tiap titik timbul di atas lembaran kertas. Sekilas, tak ada yang berbeda dengan masyarakat awam saat membaca kitab suci. Namun di sini, kalam Ilahi diresapi dan dilafalkan melalui sentuhan jari.

Mereka adalah para santri yang menimba ilmu di Sekolah dan Pesantren Tunanetra Raudlatul Makfufin, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. Uniknya, tak hanya para santri, jajaran pendidik di lembaga ini pun didominasi oleh para difabel netra.

“Di sini, seluruh siswa tunanetra, sebagian besar guru juga tunanetra, walaupun ada yang enggak seperti saya. Bahkan kepala sekolahnya juga tunanetra,” ujar Vimall Fitri, salah seorang guru, saat berbincang dengan NU Online, Kamis (30/7/2026).

Raudlatul Makfufin—yang bermakna Taman Tunanetra—lahir dari ikhtiar panjang seorang dai tunanetra, almarhum RM Halim Sholeh pada tahun 1983. Berawal dari rasa keprihatinan yang mendalam atas minimnya akses pendidikan agama Islam bagi para disabilitas netra, RM Halim Sholeh memulainya dengan menggelar pengajian rutin mingguan.

Langkah kecil tersebut kemudian bertransformasi menjadi cikal bakal pesantren khusus tunanetra pertama di Indonesia. Kini, pesantren yang memiliki slogan “tiada mata tak hilang cahaya” itu tak hanya menjadi tempat nyantri dan mengaji, tetapi juga menaungi pendidikan formal terpadu mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga Majelis Taklim.

Tak berhenti pada pembinaan santri, keberadaan pesantren ini memicu terobosan besar dalam literasi Islam difabel. Pada tahun 1996, almarhum RM Halim Sholeh menggagas digitalisasi Al-Qur’an Braille. Setelah melalui berbagai proses persiapan, pencetakan massal resmi dimulai pada tahun 2000.

Karya ulama dan pegiat literasi dari Serpong ini kini dampaknya telah dirasakan secara global. Al-Qur’an Braille produksi Raudlatul Makfufin telah didistribusikan ke berbagai pelosok negeri, bahkan menembus mancanegara seperti Turki, Thailand, hingga Afrika Selatan.

Untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an di kalangan difabel netra, Raudlatul Makfufin juga menyusun buku Pandai Membaca Al-Qur’an Braille. Buku ini memuat panduan metode membaca huruf Arab braille yang dirancang khusus sesuai kebutuhan keinderaan tunanetra.

Komitmen Yayasan Raudlatul Makfufin dalam menyebarkan ilmu pengetahuan tak terbatas pada literatur keagamaan semata. Bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, yayasan ini aktif mengalihaksarakan berbagai buku umum dan pengetahuan ke dalam format Braille.

Upaya berkelanjutan ini menjadi bukti nyata kesetaraan akses informasi. Dengan hadirnya bahan bacaan yang inklusif, para penyandang tunanetra memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menimba ilmu serta mengenali dunia, sebagaimana masyarakat yang dapat melihat.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.