Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. 5 Bulan Bui karena Warga Maba Sangaji Jaga Hutan dari Nikel

5 Bulan Bui karena Warga Maba Sangaji Jaga Hutan dari Nikel

5-bulan-bui-karena-warga-maba-sangaji-jaga-hutan-dari-nikel
5 Bulan Bui karena Warga Maba Sangaji Jaga Hutan dari Nikel
service

  Jumiati Lakambori tak sanggup menahan air mata setelah mendengar majelis hakim Pengadilan Negeri Soasio, Tidore Kepulauan, memvonis suaminya, Alauddin Salamudin, bersalah,  bersama 10 warga adat Maba Sangaji, lainnya. Dia kecewa dengan lembaga peradilan karena memperjuangkan hutan, tanah leluhur tak menjadi tambang nikel dianggap bersalah. “Saya hati sake [setelah mendengar putusan hakim]. Tong pe laki tara salah, dong cuma nae kadara lia utang yang perusahaan so gusur. Disitu kan hutan adat, perusahaan yang kase rusak tapi torang yang salah ulang,” kata Mama Ati, sapaan akrabnya, kepada Mongabay, 16 Oktober lalu. “Tapi torang orang kecil mo bisa berbuat apa deng hukum ini?” katanya lirih. Apa yang suaminya alami bersama 10 warga Maga Sangaji yang lain adalah ketidakadilan terhadap rakyat kecil. “Hakim tara adil. Perusahaan yang kase rusak tong pe hutan deng aer Sangaji, tong pe laki deng sudara-sudara protes, tapi bakiapa dong yang bersalah. Harusnya perusahaan yang salah,” kata Jumiati. Dalam putusan, Alauddin dan 10 warga adat Maba Sangaji, hakim nyatakan terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perintangan atau mengganggu aktivitas pertambangan perusahaan tambang nikel, PT Position. Mereka kena vonis penjara 5 bulan 8 hari dengan Pasal 162 Undang-undang Nomor 3/2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. “Menyatakan terdakwa Alauddin Salamudin alias Udin tersebut di atas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘perintangan atau mengganggu kegiatan usaha pertambangan dari pemegang IUP yang telah memenuhi syarat,” kata Asma Fandun, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Soasio,  saat membaca amar putusan. Dari kiri hakim anggota Martogi Roland Pahala, hakim ketua…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.