Sat,16 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Data BPBD Awal Tahun 2026: 26.318 Warga Jabar Terdampak Bencana Alam

Data BPBD Awal Tahun 2026: 26.318 Warga Jabar Terdampak Bencana Alam

data-bpbd-awal-tahun-2026:-26.318-warga-jabar-terdampak-bencana-alam
Data BPBD Awal Tahun 2026: 26.318 Warga Jabar Terdampak Bencana Alam
service

Bandung, NU Online Jabar
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat melaporkan sebanyak 26.318 warga terdampak bencana alam sejak 1 hingga 13 Januari 2026. Dalam periode ini, tercatat 18 kejadian bencana yang melanda berbagai wilayah di Jawa Barat.

Data BPBD mencatat bencana yang terjadi meliputi banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor. Dampaknya antara lain empat rumah rusak berat, sembilan rumah rusak sedang, 38 rumah rusak ringan, serta 5.843 bangunan terendam banjir. Selain itu, tercatat 11 rumah ibadah terdampak, satu fasilitas kesehatan, dan tiga fasilitas pendidikan.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Alo Mulku Engkin, menyampaikan bahwa banjir mendominasi dengan 10 kejadian, diikuti enam kejadian cuaca ekstrem. Ia menegaskan tidak ada laporan bencana kekeringan selama periode ini.

“Di Jawa Barat sendiri ini memang ada banjir, kemudian tanah longsor,” kata Teten, Selasa (13/1/2026).

Teten menjelaskan bahwa seluruh wilayah Jawa Barat berpotensi terdampak bencana, namun Kabupaten Karawang menjadi daerah yang paling sering mengalami banjir dan cuaca ekstrem.

“Cuaca ekstrem paling banyak di Karawang, banjir juga di sana, karena dampak cuaca ekstrem,” ujarnya.

Selain itu, bencana longsor skala kecil juga terjadi di Karawang. Meski demikian, Teten memastikan tidak ada korban jiwa akibat bencana alam tersebut.

“Alhamdulillah korban jiwa sampai dengan hari ini masih nol,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa empat orang yang meninggal dunia di Jatinangor bukan disebabkan bencana alam, melainkan akibat kecelakaan kerja. Kabupaten Sukabumi juga termasuk wilayah yang kerap dilanda bencana.

Selengkapnya klik di sini.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.