Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Jurnalistik
  3. Tahun baru: Fokuslah pada kesejahteraan alih-alih sekadar turun berat badan

Tahun baru: Fokuslah pada kesejahteraan alih-alih sekadar turun berat badan

tahun-baru:-fokuslah-pada-kesejahteraan-alih-alih-sekadar-turun-berat-badan
Tahun baru: Fokuslah pada kesejahteraan alih-alih sekadar turun berat badan
service

Januari merupakan waktu yang tepat untuk menetapkan rencana resolusi Tahun Baru. Terutama resolusi mengenai pengembangan diri atau self-improvement.

Bagi banyak pihak, resolusi ini mungkin berkaitan dengan kesehatan. Mulai dari mengatur pola makan yang lebih baik, memperbaiki pola tidur, mengurangi konsumsi alkohol, berolahraga lebih banyak, hingga menurunkan berat badan.

Nilai – nilai yang ada dalam budaya diet saat ini begitu menyebar luas. Salah satunya adalah pemujaan terhadap penurunan berat badan hingga dorongan untuk mengubah bentuk tubuh.

Akibatnya, seringkali muncul tekanan untuk menyesuaikan diri pada standar yang tidak realistis. Ini pun memunculkan asumsi bahwa tubuh yang kurus selalu berarti tubuh yang sehat.

Akibatnya, resolusi tahun baru seputar kesehatan sering kali terseret nilai yang dibentuk oleh budaya diet. Meskipun upaya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan diri ini patut diapresiasi, rasanya sangat sayang apabila tolok ukur keberhasilan kita diukur oleh sekadar ukuran celana atau perut yang berotot saja.

Oleh karena itu, dalam tahun baru ini, kita sebaiknya mempertimbangkan resolusi weight-neutral dan body-neutral. Resolusi ini bertujuan untuk memprioritaskan bagaimana kita merasa dan berfungsi, baik secara fisik maupun mental, serta melihat kesehatan dengan cara yang lebih holistik.

Pendekatan weight-neutral sendiri memiliki fokus pada perilaku sehat yang bisa kita kendalikan. Antara lain seperti menjaga hubungan positif dengan aktivitas fisik dan pola makan, serta melawan stigma negatif terhadap orang yang bertubuh besar.

Sebuah cuplikan dari Lab Riset Citra Tubuh Universitas Calgary tentang perubahan berat badan.

Resolusi untuk menurunkan berat badan

Sebagai peneliti body image yang juga pernah dirugikan oleh budaya diet, kami cenderung menghindari resolusi tahun baru karena asosiasinya yang kurang baik. Tapi sepertinya, hal ini justru membuat budaya diet yang ada malah semakin merajalela.

Oleh karena itu, kami percaya pasti ada cara baru untuk menyikapi resolusi ini. Alih-alih melihat resolusi sekadar pencapaian fisik, orang-orang bisa lebih berfokus pada tujuan merawat diri dan menargetkan kesejahteraan diri yang lebih holistik.

Pertama, penting bagi siapapun yang pernah kecewa karena gagal menurukan berat badan untuk melatih self-compassion atau belas kasih. Penting pula untuk memberikan ruang untuk memaafkan diri. Meskipun sebenarnya sangat dapat dimengerti, bahwa resolusi ini merupakan respon terhadap pesan-pesan yang hanya berfokus pada berat badan dalam budaya kita.

Kedua, sangat wajar dan bahkan dapat diprediksi apabila resolusi semacam ini tidak menghasilkan perubahan yang bertahan lama. Penelitian menunjukkan bahwa berat badan, ukuran tubuh, dan definisi atas otot dipengaruhi oleh banyak faktor yang sebenarnya tidak sepenuhnya berada di bawah kendali kita.

Ketiga, terlalu berfokus pada penampilan dan ukuran tubuh justru dapat menyebabkan obsesi yang tidak sehat bagi sebagian orang. Bagi sebagian lainnya, hal ini juga bisa menjadi sumber frustrasi hingga membuat mereka meninggalkan perilaku sehat yang sebenarnya memberikan banyak manfaat.

Berusaha menurunkan berat badan dengan cara seperti ini akibatnya kerap merusak hubungan kita dengan makanan dalam jangka panjang. Selain itu, “diet yoyo” atau diet yang berfokus pada sekadar naik-turun berat badan ini, juga menimbulkan berbagai dampak resiko bagi fisik dan psikologis kita.

Berat badan bukanlah sebuah bentuk perilaku, sehingga tidak tepat rasanya jika dijadikan target untuk perubahan perilaku.

Pendekatan netral atas berat tubuh

Pendekatan yang netral terhadap berat tubuh atau weight-netural berkaitan dengan gerakan body-neutral.

Pendekatan ini berusaha mendorong pandangan holistik atau menyeluruh atas diri kita. Termasuk di dalamnya adalah cara pandang terhadap hubungan sosial, talenta, serta minat yang kita miliki. Selain itu, gerakan ini juga mendorong kita untuk mengurangi fokus yang sempit atas penampilan fisik semata.

Pendekatan yang bepusat pada berat tubuh atau weight-centric biasanya memiliki fokus utama yang menargetkan berat badan dan penampilan tertentu. Sebaliknya, praktik weight-neutral berangkat dari pengalaman internal kita atas tubuh sendiri.

Pendekatan ini bisa berupa menambahkan aktivitas fisik untuk meningkatkan fungsi tubuh dan kesenangan pada hidup, serta mengatur pola makan yang baik agar lebih ternutrisi dan terpuaskan. Penelitian membuktikan, kerangka berpikir seperti ini dapat menghasilkan dampak positif bagi kesejahteraan kita secara menyeluruh.

Ketika kita berfokus meningkatkan kesehatan alih-alih sekadar menurunkan berat badan, peluang untuk melakukan aktivitas fisik dalam jangka panjang menjadi lebih besar. Hal ini juga tentunya dapat berpengaruh secara positif pada beberapa indikator kesehatan kita, seperti tekanan darah, kadar kolestrol, serta gula darah.

Selain itu, pendekatan weight-neutral juga dapat meningkatkan kesehatan mental, termasuk di antaranya adalah self compassion (belas kasih) dan self esteem (kepercayaan diri) yang lebih baik.

Pendekatan body-neutral di sisi lain juga menawarkan kita cara pandang yang lebih luas terhadap kesejahteraan diri. Pendekatan ini menghadirkan berbagai dimensi kesehatan di luar aspek fisik saja.

Sebagai contoh, pendekatan ini turut mempertimbangkan aspek sosial, emosional, finansial, intelektual, spiritual, dan bahkan profesional kita. Pendekatan ini bisa menjadi solusi bagi mereka yang sebelumnya sempat kesulitan akibat pendekatan weight-centric di masa lalu.

orang-orang dengan tongkat trekking dan ransel menyusurui sebuah jalur di area hutan

Resolusi ‘weight-neutral’ misalnya bisa berupa berjalan lebih sering agar dapat menikmati pendakian gunung pada musim panas bersama keluarga dan teman-teman. (Shutterstock)

Resolusi yang bisa dipertimbangkan

Salah satu resolusi weight-neutral bisa berupa target untuk berjalan lebih sering agar kita mampu menikmati pendakian gunung bersama keluarga dan teman saat musim panas.

Contoh lainnya seperti memprioritaskan tidur, mempelajari lebih jauh terkait kebersihan sebelum tidur, serta mencoba strategi mindfulness sebagai bagian dari rutinitas tidur.

Selain itu, target body-neutral bisa berbentuk upaya untuk lebih aktif secara sosial dengan lingkungan sekitar. Hal ini dapat dilakukan dengan mulai berkomitmen untuk lebih sering menemui teman lama, ataupun mengikuti kelas maupun komunitas untuk menemukan teman baru. Menjadi relawan di sebuah lembaga yang memberikan tujuan yang lebih besar dalam hidup bisa juga menjadi salah satu caranya.

Budaya diet kerap membuat kita menyerahkan keputusan pada panduan dan “ahli” yang datangnya berasal dari luar diri kita sendiri sendiri. Hal ini menjelma menjadi angka grafik, rencana makan tertentu, jadwal olahraga, atau pun berbentuk aplikasi.

Tahun ini, mari lebih fokus untuk merebut kembali diri dalam proses self improvement. Tentukan apa yang membuatmu benar-benar tertarik daripada sekadar mengikuti skrip dan target yang ditawarkan oleh budaya diet yang ada.

Ketika kita memperluas prespektif lebih dari sekadar penampilan dan mempertimbangkan apa yang kita rasakan dan paling penting dalam hidup, di masa depan mungkin saja resolusi tahun baru kita justru bisa menjadi sumber energi dan antusiasme.

Jadi, berikan sedikit hadiah pada diri sendiri. Rawatlah diri secara menyeluruh untuk setahun penuh ke depan. Inilah target kita untuk tahun ini.

Adinda Ghinashalsabila Salman menerjemahkan artikel ini dari Bahasa Inggris.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.