Ditulis oleh Hutama Prayoga •
KABARBURSA.COM – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) telah mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan jumlah dana sebesar Rp4 triliun.
Manajemen menyampaikan buyback saham akan berjalan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan. Durasi ini terhitung setelah tanggal diperolehnya persetujuan buyback memalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan (RUPST) pada 17 April 2026.
Manajemen kemudian menjelaskan pertimbangan serta alasan melakukan buyback saham. Menurut mereka, Perseroan memiliki kesempatan dan fleksibilitas untuk melaksanakan buyback pada setiap saat berdasarkan kondisi pasar.
Buyback saham juga diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan sehingga harga saham Perseroan diharapkan dapat mencerminkan nilai fundamental Perseroan.
“Perseroan berharap dengan dilaksanakannya buyback saham, akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham Perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental Perseroan yang sebenarnya,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu, 11 Maret 2026.
Manajemen ADRO juga optimis bahwa pelaksanaan buyback ini tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan karena saldo laba dan arus kas Perseroan mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan aksi ini.
Adapun sumber dana yang akan digunakan untuk buyuback saham Perseroan sepenuhnya berasal dari kas internal Perseroan. Penggunaan dana untuk aksi ini diyakini tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan Perseroan secara signifikan.
Perkiraan Jadwal Buyback Saham ADRO:
– 17 April 2026: RUPST untuk menyetujui rencana buyback saham
– 12 bulan sejak 20 April 2026: Periode buyback saham
– 20 April 2026: Pengumuman Ringkasan Risalah RUPST. (*)
Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.





Comments are closed.