Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Afirmasi Revolusioner Al-Qur’an terhadap Perempuan

Afirmasi Revolusioner Al-Qur’an terhadap Perempuan

afirmasi-revolusioner-al-qur’an-terhadap-perempuan
Afirmasi Revolusioner Al-Qur’an terhadap Perempuan
service

Mubadalah.id – Dalam Islam, al-Qur’an telah menegaskan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang sama sebagai subjek keimanan dan amal saleh. Mereka dua mitra yang saling melengkapi dalam menjalankan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan yang menjadi ruh ajaran Islam.

Penegasan itu tampak jelas dalam sejumlah ayat Al-Qur’an yang secara eksplisit menyebut laki-laki dan perempuan secara berdampingan dalam konteks keimanan dan amal saleh.

Allah berfirman dalam QS. Ali Imran [3]: 195, QS. at-Taubah [9]: 71, QS. al-Ahzab [33]: 35, QS. an-Nisaa’ [4]: 124, QS. an-Nahl [16]: 97, dan QS. al-Mu’min [40]: 40.

Dalam ayat-ayat itu, Allah tidak hanya memanggil kaum laki-laki untuk beriman, berbuat baik, dan menegakkan keadilan, tetapi juga perempuan. Keduanya disebut sebagai penerima wahyu, pelaku amal, dan penerima pahala. Inilah bentuk afirmasi Tuhan terhadap kesetaraan manusia.

Afirmasi yang Revolusioner

Jika menengok sejarah sosial Arab pra-Islam, penegasan ini merupakan revolusi moral dan teologis yang luar biasa. Di tengah masyarakat yang menempatkan perempuan sebagai warga kelas dua. Bahkan sering dijadikan objek kepemilikan dan kekuasaan, al-Qur’an datang dengan seruan yang menyetarakan mereka di hadapan Allah.

Dalam Buku Qiraah Mubadalah, Dr. Faqihuddin Abdul Kodir menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah kitab yang paling eksplisit dalam menyebut perempuan sebagai subjek penuh.

“Lima belas abad yang lalu,” tulisnya, “al-Qur’an sudah melakukan sesuatu yang sekarang kita kenal sebagai penegasan afirmatif terhadap perempuan.”

Lebih jauh, Kiai Faqih menjelaskan bahwa enam ayat di atas seharusnya menjadi dasar pijakan utama dalam memahami seluruh ayat dan hadis yang berbicara tentang relasi laki-laki dan perempuan.

Artinya, setiap tafsir yang berpotensi mendiskriminasi perempuan harus dikembalikan pada semangat dasar al-Qur’an yaitu kesetaraan, keadilan, dan kemitraan.

Bahkan, al-Qur’an tidak hanya menegaskan kesetaraan dalam aspek spiritual. Tetapi juga mengajarkan kemitraan dalam ranah sosial.

QS. at-Taubah [9]: 71 menggambarkan laki-laki dan perempuan sebagai awliya’ ba’dhuhum ‘ala ba’dh—sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka bersama-sama melakukan amar ma’ruf nahi munkar, membangun masyarakat yang berkeadilan dan beradab.

Dalam tafsir Mubadalah, konsep ini tidak menempatkan laki-laki sebagai penguasa dan perempuan sebagai yang dikuasai. Sebaliknya, keduanya dipanggil untuk bekerja sama menghadirkan kebaikan dan menolak keburukan, baik di ranah keluarga, sosial, maupun politik.

Relasi kesalingan inilah yang menjadi inti dari ajaran Islam tentang keluarga sakinah, masyarakat khairu ummah. Hingga negara baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.  []

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.