Gerakan solidaritas Melbourne Bergerak menggelar aksi bertajuk “A Vigil for the Disappeared” pada Sabtu, 27 September 2025, di depan Perpustakaan Negara Bagian Victoria, Naarm.
Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap para aktivis dan warga sipil di Indonesia yang menjadi sasaran kekerasan, penangkapan, dan penghilangan setelah rangkaian protes nasional pada 25–31 Agustus 2025.
Berdasarkan laporan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), sedikitnya 20 orang dilaporkan hilang, dua di antaranya Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syachputra Dewo belum ditemukan hingga 23 September 2025.
Selain itu, lebih dari 3.300 orang ditangkap, 1.042 orang terluka, dan 10 orang dilaporkan meninggal dunia selama periode protes tersebut.
Dalam seruan aksinya, Melbourne Bergerak menuntut pembebasan tahanan politik, pengungkapan kebenaran atas kasus orang hilang, akuntabilitas atas kekerasan aparat negara, serta pengakuan bahwa protes adalah hak asasi manusia, bukan kejahatan.
📲 Ikuti kami di media sosial:
Instagram: [https://www.instagram.com/watchdoc_insta]
Twitter: [https://twitter.com/watchdoc_id]
Tiktok: [https://www.tiktok.com/@watchdoc_id]
Facebook: [https://www.facebook.com/watchdoc.documentary]
Situs: [https://watchdoc.co.id/]
#Watchdoc #DokumenterIndonesia #IsuSosial #Advokasi





Comments are closed.